Sunday, June 21, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Lima Remaja Bersajam Diamankan Polisi di Kisaran saat Konvoi Hendak Tawuran

Mistar.idJumat, 19 Juni 2026 pukul 14.08 WIB
AN
PR
lima_remaja_bersajam_diamankan_polisi_di_kisaran_saat_konvoi_hendak_tawuran

Polisi mengamankan remaja di Kisaran yang mempersenjatai diri dengan senjata tajam dan diduga hendak tawuran. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Tim Khusus Geng Motor (Timsus Gemot) Polres Asahan menggagalkan rencana tawuran yang diduga akan dilakukan sekelompok remaja di Kota Kisaran, Jumat (19/6/2026) dini hari.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan lima remaja yang kedapatan membawa senjata tajam saat melakukan konvoi di jalanan dan diduga hendak tawuran.

“Penindakan bermula dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya aktivitas mencurigakan sekelompok remaja yang bergerombol sambil berkonvoi di kawasan Jalan Sisingamangaraja sekitar pukul 02.28 WIB,” kata Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Immanuel P. Simamora.

Sesampainya di lokasi, polisi melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pergerakan kelompok remaja tersebut. Hasilnya, polisi menemukan dan menghentikan rombongan yang diduga hendak terlibat aksi tawuran dengan kelompok lain.

Dari pemeriksaan awal, petugas mengamankan lima remaja di bawah umur beserta sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam bentrokan. Penemuan senjata tajam berupa pedang dan samurai tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa kelompok itu telah mempersiapkan diri untuk melakukan aksi kekerasan yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kelima remaja itu kemudian dibawa ke Mapolres Asahan untuk menjalani pemeriksaan, termasuk pemanggilan orang tua. Kami masih mendalami asal-usul senjata tajam yang dibawa para remaja serta kemungkinan adanya kelompok lain yang terlibat dalam rencana tawuran tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, mengatakan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi aksi tawuran, geng motor, maupun bentuk kenakalan remaja lainnya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Setiap laporan masyarakat akan kami respons dengan cepat. Kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk komitmen kami untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Kapolres juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hingga dini hari. Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam mencegah remaja terlibat dalam pergaulan negatif yang dapat berujung pada tindak kriminal. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN