Friday, July 3, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Latar Belakang Dua Remaja Jadi Korban Prostitusi Online di Medan

Mistar.idRabu, 13 Mei 2026 pukul 11.27 WIB
latar_belakang_dua_remaja_jadi_korban_prostitusi_online_di_medan

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis saat memberikan keterangan. (Foto: Putra/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, mengungkap latar belakang dua remaja perempuan berusia 15 tahun yang menjadi korban eksploitasi.

Kedua korban berinisial SN dan LRY diketahui berasal dari keluarga broken home, putus sekolah, dan tinggal terpisah dari orang tua.

"Orang tua mereka bekerja di Malaysia. Jadi tinggal dan diasuh sama neneknya," ucapnya, Rabu (13/5/2026).

Dari hasil interogasi, dalam sehari para korban bisa melayani sebanyak lima pria hidung belang. Para tersangka pun menyewa dua kamar hotel untuk satu hari dan dihuni oleh kedua korban.

"Hasil interogasi kami, satu kamar hotel itu maksimal bisa melayani lima pria. Mereka menyewa dua kamar hotel karena korbannya ada dua anak berusia 15 tahun. Jadi mereka ini berpindah-pindah hotel. Hari ini hotel ini, besok beda hotel, besoknya pindah lagi," tuturnya.

Hingga kini, kedua korban telah diamankan petugas. Keduanya pun diberikan pendampingan psikologis.

Petugas berharap dengan pendampingan tersebut kedua korban tidak kembali ke aktivitas tersebut.

"Sudah kami lakukan pendampingan psikologis agar tidak kembali melakukan perbuatan ini. Lalu kami berikan fasilitas pengecekan kesehatan," ujarnya.

Satreskrim Polrestabes Medan sebelumnya mengungkap jaringan prostitusi online di OYO Jalan Setiabudi, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

Empat orang tersangka yang terdiri dari tiga pria dan seorang perempuan ditangkap. Keempatnya adalah Isdiana Putri Sitorus, Eduardo Lee alias Koko, Boby Pratama, Rafi Rian Pratama. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN