Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Kejari Binjai Selamatkan Rp 1,74 Miliar, Tangani Perkara Korupsi dan Tipidsus Sepanjang 2025

Mistar.idSenin, 29 Desember 2025 pukul 21.08 WIB
kejari_binjai_selamatkan_rp_174_miliar_tangani_perkara_korupsi_dan_tipidsus_sepanjang_2025

Kepala Kejaksaan Negeri Binjai, Iwan Setiawan, saat memaparkan penanganan perkara sepanjang 2025. (foto: istimewa/mistar

news_banner

Binjai, MISTAR.ID

Sebanyak Rp 1,74 miliar uang milik negara berhasil diselamatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai dalam kurun waktu setahun ini. Hal itu disampaikan Kepala Kejari Binjai, Iwan Setiawan, Senin (29/12/2025) siang.

Dijelaskannya, untuk Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) yang ditangani, terdapat 11 perkara korupsi dan TPPU. Dari jumlah tersebut, 6 perkara berada pada tahap penyelidikan, sedangkan 3 perkara telah tuntas pada tahap penyidikan, penuntutan, dan eksekusi.

Dari hasil penanganan perkara Tipidsus tersebut, pihaknya berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 1,74 miliar yang sudah diserahkan ke Pemko Binjai. Selain itu, Rp 1,18 miliar berhasil dipulihkan pada tahap penyelidikan.

“Sedangkan untuk pembayaran denda sebesar Rp 50 juta. Pada Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), pihaknya memulihkan keuangan negara senilai Rp 870 juta lebih melalui pendampingan hukum,” ucap Iwan.

Selain itu, beberapa perkara bidang perdata dan tata usaha negara tercatat sebanyak 122 surat kuasa khusus yang diselesaikan, 11 kegiatan legal assistance, dan 55 layanan hukum.

Di Bidang Pidana Umum, ratusan perkara ditangani, termasuk dua kasus RJ yang diselesaikan. Sementara pada Bidang Tindak Pidana Umum, terdapat 611 SPDP diterima, 393 berkas tuntas pada tahap penuntutan, 69 upaya hukum diajukan, 386 eksekusi perkara dilakukan, dan 2 perkara diselesaikan melalui restorative justice.

Pada Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti, pelelangan barang rampasan negara sepanjang 2025 menghasilkan PNBP sebesar Rp 1,86 miliar.

“Kami hadir untuk menegakkan hukum dan keadilan, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Iwan.

Iwan menambahkan bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga melalui pencegahan dan edukasi hukum kepada masyarakat.

“Hasil capaian ini berkat perbaikan sistem kerja, penguatan integritas SDM, serta dukungan masyarakat dan media dalam menjaga akuntabilitas institusi,” ungkapnya.

Sementara itu, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Kejari Binjai juga cukup tinggi. Hal ini terlihat dari layanan publik serta penanganan perkara yang berjalan baik di semua bidang sepanjang 2025.

Tercatat, aktivitas layanan publik meningkat, dengan 1.050 tamu yang datang dan dilayani. Kinerja kelembagaan berjalan lintas bidang: Pembinaan, Intelijen, Pidum, Pidsus, Datun, serta Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB).

Pada Bidang Intelijen, kegiatan edukasi hukum dan pengamanan program strategis sepanjang tahun dilaksanakan melalui 15 operasi intelijen pengamanan dan penggalangan, 22 kegiatan Jaksa Masuk Sekolah, 4 kegiatan Jaksa Menyapa, 4 kegiatan PAKEM, 4 pengawalan proyek strategis daerah, serta 5 kegiatan penerangan hukum.

“Kami terbuka terhadap masukan dari media dan masyarakat. Kritik konstruktif sangat penting agar kejaksaan terus berbenah, menjaga independensi, dan memperkuat integritas,” imbuhnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN