Geng Motor Bersenjata Tajam Viral di Medan Helvetia, Polisi Janji Tindak Tegas

Kawanan geng motor viral menenteng sajam di wilayah hukum polsek Helvetia.(foto: tajukrakyat_medan/mistar)
Medan, MISTAR.ID - Gerombolan geng motor didominasi usia remaja kembali berkeliaran dilengkapi senjata tajam di di wilayah hukum Polsek Helvetia, pada Sabtu (18/7/2026) siang.
Aksi yang terekam video itu kini viral di media sosial dan menjadi sorotan. Dari akun instagtan @tajukrakyat_medan, terlihat kawanan itu melintas di Jalan Sumarsono, Medan Helvetia.
"Aksi seperti ini bukan sekadar melanggar aturan, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Warga berharap aparat kepolisian segera bertindak tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang," tulis akun itu dalam caption yang dilihat mistar, Senin (20/7/2026).
Jalan raya adalah ruang bersama, bukan tempat untuk menunjukkan aksi yang membahayakan. Jika melihat kejadian serupa, utamakan keselamatan dan segera laporkan kepada pihak berwenang.
Catatan mistar, tepat sebulan lalu, aksi tawuran juga pecah di Jalan Nusa Indah Raya, Medan Helvetia, tepatnya di depan bangunan bioskop lama, Selasa (16/6/2026).
Menurut warga, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di lokasi tersebut. Warga mengaku khawatir apabila aksi tawuran terus berulang.
“Sudah sering terjadi perang-perang di sini. Kami nggak tahu mereka dari kelompok mana. Kalau bisa polisi rutin melakukan patroli karena kami takut kalau kejadian seperti ini terus berulang,” ucap Lambok, warga sekitar, Rabu (17/6/2026).
Kapolsek Helvetia, Kompol Nelson JP Sipahutar pun membenarkan adanya aksi tawuran di lokasi tersebut. Namun dikatakannya, saat personel tiba di lokasi, gerombolan tersebut telah membubarkan diri dan tidak ditemukan korban maupun kerusakan.
Kini, Kompol Nelson JP Sipahutar ketika dimintai tanggapannya terkait video viral tersebut, kembali berjanji akan menindak tegas geng motor tersebut. Ia juga berjanji akan meningkatkan patroli untuk mengantisipasinya.
"Untuk kelompok geng motor kami akan tindak tegas apalagi sudah menimbulkan gangguan kamtibmas, bawa sajam, melakukan penganiayaan, dan lain-lain. Kami meningkatkan patroli polsek bersama 3 pilar dan di backup patroli dari Polrestabes untuk mengantisipasi dan menindak kelompok geng motor tersebut," ucapnya, Senin (19/7/2026).
Dikatakannya, selama ini pihaknya telah mengamankan beberapa orang. Namun, karena kelompok tersebut tergolong anak di bawah umur, pihaknya mengembalikan ke keluarga masing-masing.
"Selama ini ada beberapa orang yang kami amankan. Para kelompok ini rata-rata masih usia di bawah umur," ujarnya.






















