Dua Ruko di Perdagangan Ludes Terbakar, Sembilan Mobil Damkar Berjibaku Padamkan Api Selama Empat Jam

Petugas Damkar gabungan saat memadamkan api yang membakar ruko di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun. (foto:dokumen BPBD Simalungun/mistar)
Simalungun, MISTAR.ID (4/8/2026) – Dua rumah toko (ruko) di Jalan S.M. Raja Nomor 460, Kecamatan Bandar, hangus terbakar, Selasa (4/8/2026) pagi. Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung hampir empat jam dengan melibatkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran dari sejumlah daerah.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Simalungun, Jhon Vhento Hasudungan Purba, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 06.00 WIB. Lima menit kemudian, armada pemadam tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan.
Namun, api terus membesar hingga menghanguskan dua ruko. Petugas baru berhasil memadamkan api sekaligus melakukan pendinginan sekitar pukul 10.30 WIB.
"Pemadaman berlangsung cukup lama karena api cepat membesar," ujarnya.
Untuk menjinakkan api, sedikitnya sembilan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan. Tiga unit berasal dari Pemkab Simalungun, dua unit dari Pemko Pematangsiantar, dua unit dari Kabupaten Batubara, serta dua unit dari kawasan Sei Mangkei.
Selain armada, puluhan personel juga diterjunkan. Sebanyak 11 petugas berasal dari Pos Damkar Perdagangan, sembilan personel dari Pos Ujung Padang, dan tujuh personel dari Pos Siantar.
Kebakaran ruko dilaporkan oleh pemiliknya, Hendra Wijaya, 62 tahun. Berdasarkan keterangan awal, api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan api pertama kali diketahui setelah istri korban, Firdiana, terbangun dan mendapati kondisi toko gelap. Saat membuka jendela lantai dua, ia mendengar suara percikan dari lantai satu.
Firdiana kemudian membangunkan suaminya. Ketika keduanya turun, api sudah membesar disertai asap hitam pekat dari dalam bangunan. Mereka memilih menyelamatkan diri melalui pintu belakang.
Usai keluar dari ruko, Firdiana meminta bantuan kepada tetangga untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran. Saat warga mulai berdatangan, personel BPBD Simalungun sudah berada di lokasi dan langsung melakukan penanganan.
Polres Simalungun masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. Polisi akan berkoordinasi dengan Tim Inafis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat. (hm27)
























