Dinkes Toba Siap Beri Keterangan ke Polisi Terkait Laporan Dugaan Perampasan Alat Jurnalistik

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Freddy Sibarani. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Toba menyatakan siap memenuhi panggilan dan memberikan keterangan kepada pihak kepolisian terkait laporan dugaan perampasan alat kerja jurnalistik saat wawancara doorstop yang dilakukan Sekretaris Dinas (Sekdis) Kesehatan Toba.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Freddy Sibarani, mengatakan laporan dari salah seorang wartawan terkait dugaan perampasan alat jurnalistik berupa telepon seluler (android) oleh Sekdis Kesehatan merupakan pernyataan sepihak.
"Jika ada panggilan dari kepolisian, kita siap memberikan keterangan. Sebab sedikit pun tidak ada Sekdis menyentuh android milik wartawan tersebut. Kasus ini juga sudah diketahui dan ditangani oleh bagian hukum Pemkab Toba," ujar Freddy, Kamis (23/7/2026).
Menurut Freddy, peristiwa tersebut bermula saat pihak dinas melakukan pertemuan internal di salah satu desa. Kemudian, seorang wartawan disebut memaksa masuk ke dalam pertemuan sambil melakukan perekaman video terhadap Sekdis Kesehatan Toba.
"Kendati demikian, Ibu Sekdis menyarankan jika ingin melakukan wawancara agar datang ke Dinas Kesehatan. Namun, wartawan tersebut terus mendesak untuk diwawancarai. Sekdis kemudian tidak menerima perekaman tersebut dan mencoba menutup kamera wartawan, tetapi hal itu disebut sebagai tindakan perampasan," kata Freddy.
Freddy menegaskan pihaknya siap memberikan keterangan sesuai fakta apabila dipanggil oleh kepolisian. Ia juga menyatakan siap menghadirkan saksi dari pihak dinas maupun masyarakat yang disebut menyaksikan kejadian tersebut.
Sebelumnya, dugaan perampasan alat kerja jurnalistik milik seorang wartawan yang bertugas di Kabupaten Toba saat wawancara doorstop dengan Sekdis Kesehatan Toba menjadi perbincangan publik dan telah diberitakan salah satu media online.


























