Prabowo Buka Peluang Investor Global Bermitra dengan Indonesia dalam Program Danantara

Presiden Prabowo Subianto. (foto: Sekretariat Presiden/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Prabowo mempromosikan Danantara terbuka untuk bermitra dengan investor-investor global dalam acara World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mempromosikan Danantara terbuka untuk bermitra dengan investor-investor global. Menurutnya, Danantara hadir untuk membiayai industri masa depan, sejalan dengan ambisi Indonesia menjalankan industrialisasi.
Dikatakannya, Danantara dibentuk untuk mendanai dan ikut membiayai industri-industri masa depan.
"Kami bertekad mendorong industrialisasi nasional secara signifikan. Industri masa depan harus dieksekusi secara baik dan bijak. Itulah alasan kami membentuk Danantara dengan pengawasan dan tanggung jawab yang kuat," katanya.
Menurut Prabowo, dia memilih orang-orang terbaik untuk memimpin Danantara. Hingga saat ini Danantara mengelola 1.044 Badan Usaha Milik Negara (BUMN), namun jumlahnya akan dipangkas dengan alasan efisiensi.
"Kita berusaha mencari eksekutif terbaik untuk memimpin Danantara. Saat ini Danantara mengelola 1.044 BUMN, dan kita akan terus pangkas menjadi hanya 300-an. Kita akan melakukan rasionalisasi, kita akan hilangkan inefisiensi," ucapnya.
Prabowo menambahkan, Indonesia ingin Danantara agar dikelola sesuai dengan standar internasional. Oleh karena itu, Danantara diizinkan merekrut ekspatriat warga negara asing untuk memimpin lembaga tersebut.
"Kita ingin manajemen yang sesuai dengan standar internasional. Saya mengizinkan Danantara merekrut ekspatriat, warga negara asing untuk bergabung ke Danantara. Kita ingin pemikir terbaik ada di Danantara," tuturnya.





















