Masuk Pekan Ketiga Ramadan, Harga Telur di Pasar Petisah Medan Naik

Salah satu pedagang telur ayam di Pasar Petisah Medan. (Foto: Amita/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Memasuki pekan ketiga Ramadan 1447 H, komoditas telur di Pasar Tradisional Petisah, Kota Medan, mulai merangkak naik akibat tingginya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Habini, seorang pedagang telur yang memasok barangnya dari Binjai, menjelaskan kenaikan harga sudah terjadi selama sepekan terakhir.
Ia menyebutkan harga jual telur per butir saat ini mencapai Rp1.850, sementara untuk pembelian per papan dipatok seharga Rp55.000.
“Naik itu karena mau Lebaran ini, banyak permintaan. Bukan karena stok tipis, stok tidak sulit sama sekali. Kenaikannya sudah seminggu lebih, dari harga jual sebelumnya Rp1.750 sekarang jadi Rp1.850. Ada yang paling murah Rp1.700 per butir atau Rp50.000 satu papan, tapi diprediksi bisa naik lagi nanti,” kata Habini saat ditemui di lapaknya, Senin (9/3/2026).
Kondisi serupa diprediksi akan menyusul pada komoditas daging sapi. Agus, seorang pedagang daging sapi, menyampaikan bahwa saat ini harga daging khas masih stabil di kisaran Rp140.000 hingga Rp145.000 per kilogram (kg).
Berbeda dengan masa sebelum puasa yang sempat kesulitan mendapatkan lembu, saat ini pasokan daging di pasar dilaporkan sangat melimpah.
“Sekarang alhamdulillah sudah banyak dagingnya, stok banyak. Tapi kemungkinan nanti ada naik lagi. Biasanya H-3 atau H-5 Lebaran sudah kelihatan naik itu. Perkiraan bisa sampai Rp150.000 hingga Rp160.000 per kilonya,” ucap Agus merinci potensi kenaikan harga daging menjelang hari raya.
Berbanding terbalik dengan telur dan daging sapi, harga ayam potong justru menunjukkan tren penurunan. Supri, pedagang ayam, mencatat harga ayam saat ini berada di angka Rp43.000 per kg, turun dari harga sebelumnya Rp45.000.
Ia memastikan ketersediaan pasokan dari agen masih dalam kondisi sangat aman untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Sementara itu, bumbu dapur seperti cabai dan bawang terpantau cukup fluktuatif namun tetap terjangkau. Pasaribu, pedagang bahan pokok, menjelaskan bahwa harga cabai merah saat ini berada di level Rp28.000 per kg, cabai rawit Rp30.000, dan cabai hijau Rp18.000.
Untuk kelompok bawang, bawang merah dibanderol Rp36.000 dan bawang putih Rp37.000 per kg. Meskipun harga tergolong melandai, Pasaribu mengeluhkan kondisi pasar yang masih sepi pembeli.
Permintaan yang mulai meningkat justru dirasakan oleh pedagang kelapa dan santan peras seiring kebutuhan masyarakat untuk memasak menu Ramadan.
Suwarno, pedagang kelapa yang mengandalkan kebersihan dan sertifikasi halal sebagai daya tarik, menyebutkan bahwa harga kelapa masih stabil di angka Rp8.000 per butir dan santan peras Rp24.000 per kg.
“Harga kita stabil saja karena pengambilannya masih harga stabil. Permintaan alhamdulillah agak meningkat karena Ramadan, dan diprediksi bakal lebih ramai lagi pas H-3 nanti. Kita sudah siap tim. Kelebihan di sini tempatnya lebih bersih, pakai mesin hidrolik, dan kita sudah ada sertifikat halal juga penghargaan dari pemerintah,” ujar Suwarno menutup pantauan harga pasar hari ini. (hm25)


















