HKI Buka Kantor di Shenzhen, Bidik Investasi Industri China ke Indonesia

Ilustrasi. (foto: istimewa/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID – Himpunan Kawasan Industri (HKI) resmi membuka kantor perwakilan di Shenzhen, China, sebagai upaya memperluas peluang investasi, mendorong relokasi industri, serta mempererat kerja sama pengembangan kawasan industri antara Indonesia dan China.
Wakil Ketua HKI Bidang Perhubungan, Logistik, dan Kawasan Industri Spesifik yang juga Direktur Utama PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN), Adi Saputra Tedja Surya, mengatakan kawasan industri saat ini harus berkembang menjadi ekosistem yang mampu mendukung perusahaan besar maupun usaha kecil dan menengah (UKM).
Pernyataan tersebut disampaikan Adi saat menghadiri APEC SME Business Forum 2026 yang berlangsung di Shenzhen pada 23–25 Juni 2026.
"Kawasan industri modern tidak lagi hanya diperuntukkan bagi industri berskala besar. Yang dibutuhkan adalah ekosistem yang memungkinkan korporasi dan UKM tumbuh bersama secara saling mendukung," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, kantor perwakilan HKI di Shenzhen akan berfungsi sebagai pusat koordinasi, penghubung investasi, sekaligus jalur komunikasi bagi investor asal China yang ingin mengembangkan kegiatan manufaktur di kawasan industri Indonesia.
Saat ini, sektor manufaktur memberikan kontribusi sekitar 19,07 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Sementara itu, HKI menaungi lebih dari 175 kawasan industri dengan luas mencapai lebih dari 220 ribu hektare.
Bersamaan dengan peresmian kantor tersebut, HKI juga memperkenalkan Shenzhen One Gate Halal Center (SOGHC), sebuah platform yang bertujuan mempermudah investasi dan perdagangan antara China dan Indonesia.
SOGHC hadir untuk membantu perusahaan asing memenuhi berbagai ketentuan regulasi, termasuk proses sertifikasi halal sebelum memasarkan produknya di Indonesia yang memiliki sekitar 242,7 juta penduduk Muslim.
Sebagai lembaga yang telah terakreditasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), SOGHC memberikan layanan audit, pendampingan teknis, hingga pengakuan sertifikasi sehingga pelaku usaha dapat melalui proses administrasi secara lebih efisien.
Sertifikasi halal tersebut terhubung dengan Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS) di Jawa Timur yang dikembangkan PT Makmur Berkah Amanda Tbk. Kawasan industri halal itu memiliki potensi pengembangan hingga 1.800 hektare dan telah ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional Sektor Industri.
Selain menawarkan berbagai insentif perpajakan, HIPS juga didukung fasilitas logistik halal, termasuk sistem cold chain management untuk menjaga standar distribusi produk halal.
HKI meyakini keberadaan kantor perwakilan di Shenzhen yang berjalan berdampingan dengan SOGHC akan semakin memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. Kantor HKI akan difokuskan pada fasilitasi investasi, relokasi industri, serta kerja sama antarkawasan industri, sedangkan SOGHC berperan membantu pemenuhan regulasi dan sertifikasi agar investor memperoleh kepastian berusaha sekaligus lebih mudah memasuki pasar Indonesia.
BERITA TERPOPULER






BERITA TERPOPULER























