Hari Terakhir 2025, Rupiah Menguat ke Rp16.733 per Dolar AS

Ilustrasi. (Foto: Tempo/Tony Hartawan)
Jakarta, MISTAR.ID
Hari terakhir 2025, nilai tukar rupiah berada di level Rp16.733 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (31/12/2025) pagi. Mata uang Garuda menguat 38 poin atau 0,23 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah terjadi di tengah pergerakan mata uang Asia yang bervariasi. Yen Jepang melemah 0,01 persen, baht Thailand menguat 0,07 persen, yuan China menguat 0,06 persen, peso Filipina menguat 0,02 persen, sementara won Korea Selatan melemah 0,21 persen.
Sementara itu, dolar Singapura menguat 0,05 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,05 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Di sisi lain, mata uang utama negara maju juga bergerak beragam. Euro Eropa melemah 0,03 persen, poundsterling Inggris melemah 0,04 persen, dan franc Swiss melemah 0,01 persen. Adapun dolar Australia menguat 0,14 persen dan dolar Kanada menguat 0,03 persen.
Dikutip dari CNNIndonesia, Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan rupiah berpotensi kembali melemah seiring penguatan dolar AS yang didorong oleh rilis data ekonomi Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan serta risalah Federal Open Market Committee (FOMC) yang cenderung hawkish.
“Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS yang menguat oleh beberapa data ekonomi yang lebih kuat serta risalah FOMC yang lebih condong hawkish,” ujar Lukman.
Untuk perdagangan hari ini, Lukman memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp16.700 hingga Rp16.850 per dolar AS. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Penghujung Tahun, Harga Emas UBS dan Galeri24 Pegadaian Anjlok




















