Harga Sembako Relatif Stabil Jelang Tahun Baru, Pemko Siantar Intensifkan Operasi Pasar

Kabag Perekonomian dan SDA Setdako Pematangsiantar, Sari Dewi Damanik. (foto: Dokumentasi Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Menjelang Tahun Baru 2026, harga bahan kebutuhan pokok (sembako) di Kota Pematangsiantar terpantau masih dalam batas normal. Ketersediaan pasokan dinilai cukup dan harga relatif terjangkau, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kota Pematangsiantar, Sari Dewi Damanik, mengatakan berdasarkan pemantauan terakhir, hampir seluruh komoditas utama menunjukkan stabilitas harga.
"Kecuali komoditas Minyakita yang pasokannya dari agen terbilang terbatas dan mengalami kenaikan tipis. Meski demikian, harga Minyakita masih berada dalam koridor Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni sekitar Rp15.700 per liter, sesuai ketentuan pemerintah," ujarnya, Senin (29/12/2025).
Ia mengatakan untuk dapat memastikan stabilitas tersebut, Pemko Pematangsiantar mengambil langkah aktif. Bersama Bulog, Pemko Pematangsiantar telah melakukan pengecekan langsung dan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang guna memastikan ketersediaan stok.
Tak hanya itu, Pemko Pematangsiantar juga berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Utara (Disperindag Provsu), hingga melakukan sidak ke toko-toko mitra binaan penjualan Minyakita di Pasar Horas pada pekan ketiga Desember.
Dalam sidak tersebut, pemerintah turut mengimbau pedagang untuk memasang spanduk HET Minyakita sebagai bentuk transparansi harga kepada konsumen serta upaya menekan potensi lonjakan di tingkat ritel.
"Pemko juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar Murah (OPM) secara merata di seluruh kecamatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tangga 8 hingga 17 Desember dan dilanjutkan kembali pada 29 hingga 31 Desember 2025, tepat menjelang pergantian tahun," katanya.
Rangkaian kebijakan ini diharapkan mampu meredam gejolak harga musiman, menjaga ketersediaan pasokan, serta memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga wajar hingga perayaan Tahun Baru.






















