Saturday, July 25, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Cabai Merah di Sumut Naik Meski Batu Bara Masuk Masa Panen

Mistar.idJumat, 24 Juli 2026 pukul 20.05 WIB
harga_cabai_merah_di_sumut_naik_meski_batu_bara_masuk_masa_panen

Pedagang cabai di salah satu pasar tradisional Kota Medan. (foto: amita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Masuknya masa panen komoditas cabai Kabupaten Batu Bara, harga cabai merah justru mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Pengamat Ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gunawan Benjamin, mengatakan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga rata-rata cabai di Sumut naik menjadi Rp39.000 sebelumnya Rp36.500 per kg

"Di Petisah, harga cabai merah naik menjadi Rp44.000 sebelumnya Rp36.000 per kg. Meski begitu, harga cabai merah memang berubah-ubah dalam jangka pendek," katanya, Jumat (24/7/2026).

Kenaikan di tengah panen raya dipicu dinamika lalu lintas perdagangan antar provinsi. Ia menjelaskan, panen besar di Batu Bara tidak mampu memicu penurunan harga. Hal tersebut dikarenakan pasokan hasil panen mengalir ke Riau.

Situasi tersebut karena ada perbedaan harga jual yang menggiurkan para pengepul. Data PIHPS Riau, harga cabai merah di Pekanbaru menyentuh Rp50.000 per kg.

"Perdagangan antar daerah selalu terjadi setiap tahun, wilayah yang surplus ditambah harga yang terjangkau menarik wilayah lain membeli ke wilayah surplus lain," ucapnya.

Meski pasokan ke luar provinsi secara masif terjadi, Gunawan menjelaskan harga cabai merah di Sumut tetap terkendali. Belum terlihat potensi lonjakan dan penurunan harga yang tajam.

"Saya menilai, harga cabai merah di Sumut terkendali. Masih memiliki peluang di rentang Rp30.000 hingga Rp45.000 per kg dalam beberapa pekan ke depan atau bisa sampai Agustus," ujarnya.

Hal ini berdasarkan perbandingan ketersediaan dan harga pangan nasional. Pemantauan PIHPS, harga cabai di Jawa Tengah terpantau lebih murah di Sumut.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN