Sunday, June 28, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Dolar AS Dijual Tembus Rp17.700 di Sejumlah Bank Besar Saat Rupiah Melemah

Mistar.idSenin, 11 Mei 2026 pukul 18.17 WIB
dolar_as_dijual_tembus_rp17700_di_sejumlah_bank_besar_saat_rupiah_melemah

Ilustrasi berbagai mata uang (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Sejumlah bank besar di Indonesia mulai menjual dolar Amerika Serikat (AS) di atas level Rp17.700 seiring pelemahan nilai tukar rupiah yang masih berlanjut pada perdagangan Senin (11/5/2026).

Berdasarkan data pasar spot global hingga pukul 11.30 WIB, rupiah tercatat berada di level Rp17.417 per dolar AS. Posisi tersebut lebih lemah dibanding penutupan akhir pekan lalu yang berada di kisaran Rp17.382 per dolar AS.

Kenaikan kurs dolar juga tercermin pada layanan transaksi valuta asing di sejumlah perbankan nasional. HSBC Indonesia menjadi salah satu bank dengan kurs jual tertinggi untuk layanan uang kertas atau bank notes.

HSBC menetapkan kurs jual bank notes sebesar Rp17.705 per dolar AS, sementara kurs beli berada di level Rp17.105 per dolar AS. Untuk layanan transfer, kurs jual tercatat Rp17.630 per dolar AS dan kurs beli Rp17.180 per dolar AS.

Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk atau BCA menetapkan kurs e-rate jual sebesar Rp17.435 per dolar AS dan kurs beli Rp17.415 per dolar AS.

Pada layanan TT Counter dan bank notes, BCA mematok kurs jual Rp17.570 per dolar AS dengan kurs beli Rp17.270 per dolar AS.

Di sisi lain, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menetapkan kurs e-rate jual Rp17.430 per dolar AS dan kurs beli Rp17.405 per dolar AS.

Untuk layanan TT Counter, BRI menetapkan kurs jual Rp17.510 per dolar AS dan kurs beli Rp17.310 per dolar AS.

Adapun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menetapkan kurs special rates jual Rp17.428 per dolar AS dan kurs beli Rp17.398 per dolar AS.

Pada layanan TT Counter, BNI mencatat kurs jual Rp17.475 per dolar AS dengan kurs beli Rp17.305 per dolar AS.

Data tersebut menunjukkan selisih kurs digital atau e-rate masih relatif dekat dengan harga pasar spot. Namun spread kurs untuk transaksi counter dan uang kertas mulai melebar seiring meningkatnya volatilitas pasar valuta asing.

Pelemahan rupiah sendiri dipengaruhi penguatan dolar AS di pasar global yang didorong meningkatnya permintaan aset aman serta ekspektasi suku bunga tinggi Amerika Serikat yang bertahan lebih lama.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN