Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Bos BP Mendadak Dipecat, Ternyata Diam-diam Bertemu Investor Aktivis

Mistar.idJumat, 29 Mei 2026 pukul 16.24 WIB
bos_bp_mendadak_dipecat_ternyata_diamdiam_bertemu_investor_aktivis

Logo BP (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Perusahaan migas asal Inggris, BP, mengungkap alasan di balik pemecatan mendadak Chairman Albert Manifold yang disebut berkaitan dengan masalah tata kelola perusahaan dan perilaku kepemimpinan.

Menurut laporan Reuters yang mengutip sejumlah sumber internal, Manifold diketahui beberapa kali melakukan pertemuan secara diam-diam dengan investor aktivis asal Amerika Serikat, Elliott Management, tanpa memberi tahu anggota dewan direksi lainnya.

Pertemuan tersebut dinilai memperburuk kekhawatiran manajemen terkait gaya kepemimpinan Manifold yang disebut kerap bersikap intimidatif terhadap staf eksekutif maupun pegawai level bawah di BP.

Meski secara teknis pertemuan dengan Elliott tidak melanggar aturan perusahaan, tindakan itu dianggap sebagai langkah sepihak yang tidak mencerminkan itikad baik terhadap sesama anggota dewan.

“Seluruh interaksi dengan pemegang saham seharusnya dilaporkan kepada dewan sebagai bagian dari pembaruan rutin hubungan investor,” ujar salah satu sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Manifold sebenarnya telah memberi tahu tim hubungan investor BP terkait pertemuannya dengan Elliott. Namun, komunikasi tersebut dinilai tidak cukup karena dewan direksi tidak menerima laporan resmi secara langsung.

Sebelumnya, Reuters juga melaporkan bahwa Manifold beberapa kali bersikap agresif terhadap rekan kerja di internal perusahaan, sehingga posisinya dinilai tidak lagi dapat dipertahankan.

Sebagai langkah sementara, BP menunjuk Ian Tyler sebagai Chairman interim untuk menggantikan posisi Manifold.

Elliott Ingin BP Fokus ke Minyak dan Gas

Elliott Management diketahui merupakan hedge fund aktivis yang tahun lalu mengungkap kepemilikan lebih dari 5 persen saham BP. Investor tersebut mendorong BP memangkas biaya operasional dan mengalihkan fokus bisnis dari energi terbarukan kembali ke minyak dan gas.

Selain itu, Elliott juga meminta penyederhanaan struktur organisasi perusahaan demi meningkatkan kinerja dan profitabilitas BP.

Menariknya, sebagian agenda restrukturisasi tersebut justru sejalan dengan visi Manifold yang ingin mempercepat transformasi perusahaan dalam beberapa bulan terakhir.

Manifold Bantah Tuduhan

Albert Manifold menyatakan pemecatannya dilakukan tanpa peringatan sebelumnya. Ia juga membantah sejumlah narasi negatif terkait perilakunya selama memimpin BP.

“Apakah mungkin, dalam tekad saya mendorong perubahan terkait biaya, kinerja, neraca, dan komunikasi pemegang saham, saya terlalu keras dan menantang orang secara langsung? Ya, mungkin saja,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Namun demikian, ia menolak tuduhan yang dianggap sebagai kebohongan mengenai dirinya dan menyayangkan adanya komentar anonim terkait masa jabatannya di BP.

Pemecatan Manifold menjadi pukulan terbaru bagi BP setelah sebelumnya dua petinggi perusahaan, Bernard Looney dan Murray Auchincloss, juga tersingkir dalam tiga tahun terakhir.

Imbas kabar tersebut, saham BP dilaporkan anjlok hingga 9 persen. Kondisi ini memicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas internal perusahaan dan strategi pemulihan bisnis yang tengah dijalankan manajemen.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN