Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Cara Mudah Investasi Reksa Dana dan Obligasi Lewat myBCA, Praktis Tanpa ke Bank

Mistar.idSabtu, 30 Mei 2026 pukul 06.30 WIB
cara_mudah_investasi_reksa_dana_dan_obligasi_lewat_mybca_praktis_tanpa_ke_bank

Ilustrasi investasi (Foto: bca.co.id)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Tren investasi digital terus mengalami peningkatan seiring kemudahan akses layanan keuangan melalui aplikasi perbankan. Salah satu platform yang kini banyak dimanfaatkan masyarakat adalah aplikasi myBCA yang menyediakan fitur investasi praktis langsung dari ponsel.

Melalui fitur Investasi di myBCA, nasabah dapat membeli berbagai produk investasi seperti Reksa Dana dan Obligasi tanpa harus datang ke kantor cabang. Sebelum mulai bertransaksi, nasabah wajib memiliki Single Investor Identification (SID) sebagai identitas resmi investor di pasar modal.

SID merupakan nomor identitas tunggal yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Kini, proses pembuatan SID dapat dilakukan secara online melalui aplikasi myBCA dengan langkah yang mudah dan cepat.

Untuk membuat SID, nasabah cukup masuk ke fitur Investasi di aplikasi myBCA dan memilih menu “Daftar Sekarang”. Selanjutnya, pengguna diminta memilih jenis SID, mengisi data pribadi, serta menyelesaikan tes profil risiko investasi.

Setelah seluruh data dipastikan benar, nasabah hanya perlu menyetujui pernyataan dan memasukkan PIN sebagai konfirmasi. Setelah proses verifikasi selesai dan SID diterbitkan, nasabah dapat langsung membeli produk investasi yang tersedia di aplikasi.

Reksa Dana Jadi Pilihan Favorit Investor Pemula

Reksa Dana menjadi salah satu instrumen investasi yang paling diminati karena praktis dan dikelola langsung oleh manajer investasi profesional. Investor pemula pun tidak perlu melakukan analisis pasar secara mendalam.

Di myBCA tersedia beragam pilihan Reksa Dana, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, campuran, hingga saham. Investor dapat memilih produk sesuai profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing.

Untuk membeli Reksa Dana, nasabah cukup masuk ke fitur Investasi lalu memilih menu Reksa Dana. Setelah memilih produk yang diinginkan, pengguna dapat menentukan nominal investasi dan melakukan konfirmasi transaksi menggunakan PIN.

Menariknya, minimum pembelian Reksa Dana di myBCA mulai dari Rp10 ribu sehingga lebih terjangkau bagi investor pemula dengan modal terbatas. Selain membeli, nasabah juga bisa memantau performa portofolio hingga menjual investasi langsung melalui aplikasi.

Obligasi dan SBN Jadi Alternatif Investasi Stabil

Selain Reksa Dana, myBCA juga menyediakan berbagai produk Obligasi termasuk Surat Berharga Negara (SBN) ritel seperti Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan Sukuk Ritel (SR).

Instrumen investasi ini banyak dipilih karena menawarkan imbal hasil tetap dengan risiko yang relatif lebih stabil dibandingkan saham. Pembelian Obligasi dapat dilakukan dengan mudah melalui fitur Investasi di aplikasi myBCA.

Nasabah hanya perlu memilih produk Obligasi, menentukan nominal investasi, membaca ketentuan pembelian, lalu mengonfirmasi transaksi menggunakan PIN. Seluruh proses transaksi dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja hanya dalam hitungan menit.

Pentingnya Memahami Profil Risiko

Sebelum mulai berinvestasi, nasabah disarankan memahami profil risiko masing-masing. Dalam proses pembuatan SID, calon investor akan diminta mengisi kuesioner profil risiko untuk membantu menentukan produk investasi yang paling sesuai.

Reksa Dana Saham misalnya memiliki potensi keuntungan lebih tinggi namun dengan fluktuasi yang lebih besar. Sementara Reksa Dana Pasar Uang dan Obligasi cenderung lebih stabil dengan risiko yang lebih rendah.

Dengan kemudahan akses investasi melalui myBCA, masyarakat kini memiliki alternatif untuk mengembangkan dana secara lebih praktis tanpa harus keluar rumah. Namun, keputusan investasi tetap perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan dan kemampuan masing-masing investor dalam menghadapi risiko.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN