Puasa Tasua 2026 Jatuh Kapan? Simak Jadwal, Niat, Keutamaan, dan Hukumnya

Ilustrasi puasa Tasua. (Foto: magnific/Magnific)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Puasa Tasua merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada bulan Muharram. Ibadah ini dilaksanakan setiap tanggal 9 Muharram dan memiliki hubungan erat dengan puasa Asyura yang dikerjakan pada 10 Muharram.
Bagi umat Islam yang ingin meraih keutamaan bulan Muharram, puasa Tasua menjadi salah satu ibadah yang patut dilaksanakan. Selain mengikuti sunnah Rasulullah SAW, puasa ini juga menjadi pembeda antara amalan umat Islam dan tradisi yang dilakukan kaum Yahudi pada hari Asyura.
Apa Itu Puasa Tasua?
Puasa Tasua adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram dalam kalender Hijriah. Kata "Tasua" sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti sembilan.
Anjuran menjalankan puasa ini berkaitan dengan puasa Asyura pada 10 Muharram. Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk berpuasa sehari sebelum atau sesudah Asyura agar berbeda dengan kebiasaan umat Yahudi yang juga berpuasa pada tanggal tersebut.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Seandainya aku masih hidup hingga tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada hari kesembilan Muharram." (HR Muslim)
Hadis tersebut menjadi dasar kuat bagi para ulama dalam menganjurkan puasa Tasua.
Jadwal Puasa Tasua 2026
Berdasarkan kalender Hijriah yang digunakan pemerintah Indonesia, puasa Tasua 1448 Hijriah jatuh pada:
Rabu, 24 Juni 2026
Sementara itu, sebagian organisasi Islam yang menggunakan metode penetapan berbeda menetapkan 1 Muharram pada tanggal yang berbeda sehingga pelaksanaan puasa Tasua dapat jatuh pada 25 Juni 2026.
Karena itu, umat Islam dapat menyesuaikan pelaksanaan ibadah dengan keputusan otoritas keagamaan yang diikuti masing-masing.
Hukum Puasa Tasua
Para ulama sepakat bahwa hukum puasa Tasua adalah sunnah. Artinya, umat Islam yang melaksanakannya akan memperoleh pahala, sedangkan yang tidak mengerjakan tidak mendapatkan dosa.
Anjuran tersebut didasarkan pada hadis-hadis Nabi Muhammad SAW yang menunjukkan keutamaan berpuasa pada tanggal 9 Muharram sebagai pendamping puasa Asyura.
Mazhab Imam Syafi'i, Imam Ahmad bin Hanbal, dan sejumlah ulama lainnya juga menyatakan bahwa puasa Tasua sangat dianjurkan bagi kaum Muslimin.
Bacaan Niat Puasa Tasua
Agar ibadah puasa lebih sempurna, umat Islam dianjurkan membaca niat pada malam hari sebelum berpuasa.
Niat Puasa Tasua Malam Hari
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَّاسُوعَاءِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin 'an adā'i sunnatit Tasū'ā lillāhi ta'ālā.
Artinya:
"Aku berniat puasa sunnah Tasua esok hari karena Allah SWT."
Niat Puasa Tasua di Pagi Hari
Bagi yang lupa berniat pada malam hari, masih diperbolehkan berniat pada pagi atau siang hari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَّاسُوعَاءِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma hādzal yaumi 'an adā'i sunnati Tasū'ā lillāhi ta'ālā.
Artinya:
"Aku berniat puasa sunnah Tasua hari ini karena Allah SWT."
Keutamaan Puasa Tasua
Puasa Tasua memiliki sejumlah keutamaan, salah satunya sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Selain itu, puasa ini menjadi pelengkap puasa Asyura yang dikenal memiliki pahala besar dan menjadi salah satu amalan istimewa di bulan Muharram.
Dengan menjalankan puasa Tasua dan Asyura secara berurutan, umat Islam dapat memaksimalkan ibadah pada bulan yang termasuk salah satu bulan mulia dalam Islam.
Karena itu, bagi umat Islam yang memiliki kesempatan, puasa Tasua pada 9 Muharram menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan setiap tahunnya.




















