Hiasan Imlek Membawa Keberuntungan dan Kemakmuran Menurut Pakar Feng Shui

Fu, simbol keberuntungan yang paling populer untuk dipajang di rumah warga keturunan Tionghoa saat Imlek. (Foto: Istimewa)
Jakarta, MISTAR.ID
Pakar Feng Shui Yulius Fang menyebut ada sejumlah hiasan dan simbol keberuntungan dipajang di rumah warga keturunan Tionghoa untuk menarik rezeki dan keselamatan.
“Semua orang, dari muda sampai tua, laki maupun perempuan, membutuhkan keberuntungan. Makanya Feng Shui, astrologi, bazi, dan sejenisnya berusaha menghadirkan keberuntungan di dalam diri kita,” kata Yulius dikutip dari Antara, Selasa (17/2/2027).
Salah satu simbol yang paling populer adalah tulisan Fu, yang berarti beruntung atau hoki. Tulisan ini biasanya dipasang di rumah agar pemiliknya mendapat keberuntungan sepanjang tahun.
Di kalangan masyarakat Tionghoa, pemasangan Fu secara terbalik dipercaya “menumpahkan” keberuntungan untuk ditampung pemilik rumah.
Selain tulisan Fu, barang-barang seperti koin emas zaman dulu, kotak harta, serta buah jeruk dan apel juga dianggap membawa kemakmuran dan keselamatan.
"Apel itu melambangkan Ping an, artinya aman, sentosa, selamat, damai, harmoni, seperti itu. Jadi, kedua buah ini biasanya juga sering di display baik sincia ataupun tidak sincia," ujar Yulius.
Hiasan lain yang umum dipajang adalah Fu Lu Shou, patung tiga dewa yang mewakili keberuntungan (Fu), karier (Lu), dan usia panjang (Shou), serta Caishen atau Dewa Harta. Untuk “mengundang” Caishen, orang Tionghoa biasanya membuka pintu, jendela, dan menyalakan semua lampu pada malam awal tahun Imlek atau sincia.
Yulius juga mengingatkan munculnya sejumlah kepercayaan terkait Imlek, seperti hujan membawa keberuntungan atau menaruh benda tajam mendatangkan kesialan, tidak selalu berhubungan dengan tradisi asli Tionghoa. Ia menekankan bahwa keberuntungan tetap datang seiring kerja keras dan doa. (hm25)
BERITA TERPOPULER
























