7.9 C
New York
Friday, April 19, 2024

Didorong Keterpurukan Ekonomi, Usaha Bengkel Sepeda Motor Pasutri di Tanah Jawa Raih Sukses

Simalungun, MISTAR.ID

Daud dan Ernawati sebelumnya tidak pernah terpikir membangun usaha bengkel sepeda motor seperti yang mereka lakoni sekarang.

Daud yang kala itu hanya sebagai pekerja serabutan sembari membuka usaha tambal ban di depan rumahnya tepi jalan besar Pokan Baru, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Sedangkan istrinya, Ernawati hanya seorang ibu rumah tangga. Dibalik pendirian usaha yang mereka ramu bersama, terbetik kisah suka duka.

Yuk, mari kita simak sekelumit ulasan berikut, sekedar mengetahui kisah inspiratif pasangan suami istri ini dalam membangun dan mengembangkan usahanya.

Baca juga : Kisah Perjuangan IRT Merintis Usaha, dari Kios Eceran Kini Jadi Grosir Sembako

Saat dikunjungi Mistar.id pada Minggu (9/7/23) di sela-sela rutinitasnya, Daud menceritakan terkait perjuangannya mendirikan usaha bengkelnya.

Dia menceritakan sejak awal  merintis hingga sekarang. Daud bercerita, usaha itu dibangun semula atas keinginan untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi.

Dia bertekad ingin menjadi orang sukses yang bisa membahagiakan keluarganya. Kala itu, sekitar tahun 2007, dikisahkan Daud, istrinya berkata padanya.

“Bagaimana kalau kita membuka usaha bengkel saja pak. Karena melihat kemampuanmu dalam bidang otomotif sudah cukup berpengalaman,” ungkapnya menirukan usul sang istri.

Baca juga : Gunakan Pembayaran QRIS, Pengusaha Bengkel Sepeda Motor Punya Kisah Tersendiri

Dia hanya sedikit tersenyum dalam hatinya saat mendengar ucapan sang istri. Pasalnya, melihat situasi dan keadaan yang tengah mengalami keterpurukan ekonomi dan tidak ada modal sama sekali.

Begitu pun, sejak mendengar perkataan sang istri, ia mulai bergegas dan lebih bersemangat menekuni pekerjaannya sebagai penambal ban rumahan sembari menabung setiap hari.

Daud juga mulai berpikir membuka usaha bengkel servis motor kecil-kecilan dengan profesinya yang masih menjadi tukang tambal ban di depan rumah.

Tidak lama kemudian, akhirnya Daud nekat membuka usaha servis motor kecil-kecilan.

Baca juga : Kisah Inspiratif Buka Bengkel Servis Motor, Awalnya dari Tukang Tambal Ban

“Mulai dari itu, saya berpikir bang bagaimana kalau buka servis motor. Terus, tak pikir panjang saya memberanikan diri untuk melakukan usaha itu bersama istri yang selalu mendukung saya,” katanya.

Memang sempat terbesit di pikiran Daud, bagaimana nantinya jika tidak ada pelanggan yang datang memperbaiki kendaraan.

Namun dengan semangat usaha dan kerja kerasnya, tak disangka usaha bengkelnya ramai dikunjungi warga sekitar.

Dengan keyakinan dan tekad yang kuat, pikiran negatif seperti itu pun tak cukup kuat menghalangi Daud dan Ernawati untuk terus berjalan maju.

Baca juga : Kisah Inspiratif, Berdirinya Syurga Kurma di Kota Medan: Berawal dari Anjuran Dokter

Tak hanya teman-temannya yang datang membetulkan motor mereka, kini Daud mempunyai pelanggan tetap. Itu dia dapatkan karena pelayanannya yang baik.

Dari usaha bengkel sepeda motornya tersebut Daud mampu menyekolahkan anak-anaknya sampai ke jenjang pendidikan tinggi.

“Dari usaha bengkel ini saya menyekolahkan anak-anak sampai ke perguruan tinggi, bahkan ada yang sudah selesai dan sekarang sudah bekerja,” ungkapnya.

Daud pun titip pesan kepada kawula muda, agar senantiasa berani berinovasi dan melakukan usaha tertentu yang bermula dari nol. (abdi/hm18)

Related Articles

Latest Articles