Libur Tahun Baru, Ribuan Warga Padati Wisata Air Terjun Ponot Asahan

Wisatawan memadati objek wisata air Terjun Ponot di Kabupaten Asahan saat libur tahun baru. (foto: Perdana/mistar)
Asahan, MISTAR.ID
Momentum libur Tahun Baru dimanfaatkan ribuan warga untuk berwisata dan melepas penat bersama keluarga. Salah satu destinasi yang paling ramai diserbu pengunjung adalah Wisata Air Terjun Ponot yang berada di Desa Tangga Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Sejak pagi hari, arus kendaraan menuju kawasan wisata alam ini tampak padat, terutama dari arah Kota Kisaran dan sekitarnya. Air Terjun Ponot dikenal sebagai salah satu air terjun tertinggi di Indonesia berketinggian 250 meter dengan tiga undakan pantulan air terjun dengan panorama alam yang masih asri.
Debit air yang deras berpadu dengan udara sejuk khas kawasan perbukitan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun dari luar daerah. Tak heran jika setiap musim liburan panjang, lokasi ini selalu menjadi tujuan favorit.
Pantauan di lokasi hari pertama tahun 2026, Kamis (1/1/2026) menunjukkan pengunjung mulai berdatangan sejak pagi hari. Mereka datang secara berkelompok, mulai dari keluarga besar, rombongan anak muda. Area parkir tampak penuh, sementara jalur menuju titik utama air terjun dipadati wisatawan yang ingin mengabadikan momen liburan.
Banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan ini untuk berfoto di berbagai sudut yang menawarkan latar alam menawan. Suara gemuruh air terjun menjadi latar alami yang menambah kesan segar dan menenangkan.
Salah satu alasan Air Terjun Ponot selalu ramai dikunjungi adalah tidak adanya tarif masuk alias gratis. Pengunjung cukup membayar parkir penitipan sepeda motor sebesar Rp 5.000 untuk roda dua dan Rp10.000 untuk roda empat.
Dengan harga tersebut, wisatawan sudah dapat menikmati keindahan alam, suasana sejuk, serta pengalaman wisata yang memuaskan tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Hal ini menjadikan Air Terjun Ponot sebagai destinasi ramah kantong untuk liburan keluarga.
Di kawasan wisata Air Terjun Ponot, pengunjung dapat menemukan area parkir yang cukup luas, toilet umum, mushala, serta warung-warung yang menjajakan makanan dan minuman.
Selain itu, tersedia juga gazebo dan tempat duduk sederhana bagi pengunjung yang ingin beristirahat sambil menikmati panorama alam. Akses jalan menuju lokasi air terjun juga relatif baik, meski pengunjung tetap diimbau berhati-hati karena beberapa jalur cukup licin, terutama saat musim hujan.
Sejumlah pengunjung mengaku puas berlibur di Air Terjun Ponot. Mereka menilai suasana alamnya masih terjaga, udaranya sejuk, dan cocok untuk melepas penat setelah rutinitas panjang. Banyak juga yang menyebut Air Terjun Ponot sebagai destinasi wajib saat liburan, khususnya bagi warga Asahan dan sekitarnya.
“Sudah beberapa kali ke sini. Kami dari Kisaran, meskipun perjalannya cukup jauh tapi sebanding dengan keindahan air terjun dan suasana alamnya,” kata Marzuki, warga Kisaran Timur yang datang berlibur.
Meski demikian, secara umum pengalaman berwisata di Air Terjun Ponot dinilai menyenangkan dan layak untuk dikunjungi kembali, keberadaan sampah di sekitar lokasi patut jadi perhatian bagi pengelola maupun pengunjung.
“Minusnya dari dulu kesadaran masyarakat pengunjung saja untuk menjaga kebersihan. Banyak sampah dimana-mana meskipun di sepanjang jalur ini disediakan tempat sampah,” ucapnya.
Dengan keindahan alam yang memukau, tarif masuk terjangkau, serta fasilitas yang terus dibenahi, Air Terjun Ponot semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu ikon wisata alam di Kabupaten Asahan. Libur Tahun Baru menjadi bukti destinasi ini tetap menjadi primadona dan pilihan utama masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat.

























