Friday, June 5, 2026
home_banner_first
WISATA

India dan Sumatera Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Promosi Destinasi dan Konektivitas Udara

Mistar.idKamis, 29 Januari 2026 20.27
journalist-avatar-top
SH
india_dan_sumatera_perkuat_kerja_sama_pariwisata_promosi_destinasi_dan_konektivitas_udara

Konjen India di Medan, Ravi Shanker Goel (kanan) bersama Kabid Pemasaran Pariwisata Disbudparekraf Sumut, Dedi Siregar (foto:Susan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Konsulat Jenderal India mendorong penguatan konektivitas dan kerja sama pariwisata antara India dan Pulau Sumatera melalui kegiatan promosi destinasi wisata India, khususnya negara bagian Bihar. Inisiatif ini diarahkan untuk menangkap potensi besar pasar wisata India sekaligus memperluas arus kunjungan wisatawan antara kedua wilayah.

Forum yang mempertemukan para pemangku kepentingan dari sektor pariwisata, penerbangan, perhotelan, dan pendidikan ini merupakan hasil kerja sama Konsulat Jenderal India dengan Bandara Internasional Kualanamu (KNO), PHRI, serta Hotel Grand Mercure Medan. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat kolaborasi pariwisata antara kedua negara.

Perwakilan operator tur India, Wow Travels dan Shaan Travels, menyampaikan sejumlah wawasan terkait pasar perjalanan masuk India sekaligus menyoroti berbagai destinasi menarik yang dapat dikunjungi wisatawan Indonesia.

Destinasi tersebut mencakup kawasan dengan warisan budaya yang kaya, keindahan alam, serta pengalaman wisata unik, termasuk lokasi-lokasi yang berkaitan dengan Buddha. Bahkan, perjalanan akan semakin menarik jika digabungkan dengan Golden Triangle India, yakni Delhi sebagai ibu kota dengan sejarah dan budaya, Agra yang menjadi rumah Taj Mahal, serta Jaipur, kota kerajaan di Rajasthan.

“Kombinasi ini memberikan pengalaman alam, sejarah, dan budaya dalam satu perjalanan. Saat berkunjung ke wilayah ini, pengunjung akan merasa seperti kembali 200 tahun lalu, di mana masyarakat masih mengenakan pakaian tradisional dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Susan, salah satu perwakilan operator tur India, Kamis (29/1/2026).

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara, Dedi Siregar, menguraikan berbagai upaya untuk meningkatkan konektivitas udara, termasuk inisiatif membuka peluang rute penerbangan langsung antara Sumatera dan India.

Dedi juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berencana mengundang operator tur dari India guna mempromosikan destinasi wisata di Sumut. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memperkuat jejaring pemasaran dan memperluas jangkauan promosi di pasar India.

Ia menambahkan bahwa India merupakan pasar strategis bagi pariwisata Sumut. Secara nasional, terdapat sekitar 600 ribu wisatawan asal India yang berkunjung ke Indonesia setiap tahunnya. Namun, kunjungan wisatawan India ke Sumatera Utara pada 2024 tercatat hampir 3.000 orang.

“Untuk tahun 2025, meskipun data Badan Pusat Statistik (BPS) belum sepenuhnya dirilis, jumlah kunjungan wisatawan India ke Sumatera Utara sudah mencapai sekitar 2.600 orang,” ujarnya.

Ia juga menyoroti besarnya investasi pebisnis India di Sumut, termasuk di kawasan bandara serta sejumlah pabrik yang mengolah hasil alam dari petani lokal. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan potensi besar yang dapat terus dikembangkan melalui sektor pariwisata.

“Kita melihat potensi itu, sehingga mencoba mengembangkan pasar wisata dari India. Pertemuan seperti ini sangat baik karena pariwisata tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus dilakukan secara kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga media,” katanya.

Sementara itu, Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, menyebutkan bahwa pertemuan ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan pariwisata untuk berdialog, bertukar ide, serta menjalin kerja sama.

“Konsulat Jenderal India akan terus mendukung dan mendorong penguatan hubungan antarmasyarakat serta hubungan bilateral India dan Indonesia, khususnya di sektor pariwisata. Saya mengundang masyarakat Indonesia untuk datang dan berwisata ke India,” tuturnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN