Laporan Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Dicabut, Polisi Tetap Lanjutkan Penyelidikan

Atlet Golf Jesslyn Wijaya yang sempat dilaporkan diculik (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID - Laporan dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay (JW), tiba-tiba dicabut teman korban berinisial NA. Meski begitu, Polres Metro Jakarta Pusat tetap melakukan penyelidikan guna mengungkap fakta sebenarnya dari peristiwa tersebut, termasuk mencari keberadaan Jesslyn yang hingga kini belum diketahui oleh keluarga secara pasti.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan sebelumnya Jesslyn dilaporkan diduga diculik dan dibawa secara paksa oleh sejumlah orang dari Restoran Saung Kito, kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7/2026).
Memastikan laporan itu, sejumlah langkah penyelidikan telah dilakukan polisi, mulai memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, hingga mendatangi rumah korban dan keluarga.
Sementara AKBP Roby menjelaskan pihak pelapor telah mencabut laporan polisi pada Minggu (19/7/2026). Namun, pencabutan laporan tersebut tidak otomatis menghentikan proses penyelidikan. Polisi masih perlu memastikan apakah dalam kejadian tersebut terdapat unsur tindak pidana atau ada fakta lain yang melatarbelakanginya.
"Kami belum menghentikan penyelidikan karena belum menemukan keterangan yang sebenarnya terjadi, apakah ada perbuatan pidana dalam peristiwa tersebut," ujar Roby.
Polisi Masih Mencari Keberadaan Jesslyn
Hingga saat ini, polisi belum mengetahui keberadaan atlet golf tersebut. Berdasarkan penyelidikan sementara, Jesslyn diduga sudah tidak berada di wilayah Jakarta.
Polisi masih mendalami apakah kepergian korban dilakukan atas kemauan sendiri atau berkaitan dengan dugaan penculikan seperti yang dilaporkan sebelumnya.
Diduga Dibawa Paksa dari Restoran
Sebelumnya, keluarga Jesslyn menyebut dugaan penculikan terjadi saat korban menghadiri acara ulang tahun keluarga di sebuah restoran kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.45 WIB sebelum acara dimulai.
Berdasarkan keterangan saksi, Jesslyn diduga ditutup matanya dan dibawa oleh dua pria bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.
Korban disebut sempat berteriak meminta pertolongan dan berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil.
Setelah kejadian tersebut, Jesslyn tidak lagi dapat dihubungi oleh keluarga maupun teman-temannya. Ponsel yang diduga digunakan korban juga tidak dapat diakses.
Ponsel Diduga Terlacak hingga Malaysia
Pihak keluarga menyebut terdapat sejumlah informasi terkait keberadaan Jesslyn yang masih harus diverifikasi oleh penyidik.
Salah satu informasi menyebut korban diduga melakukan perjalanan menuju Malaysia melalui Semarang pada 14 Juli 2026. Selain itu, perangkat komunikasi yang diduga milik korban juga sempat terdeteksi di beberapa lokasi.
Namun, seluruh informasi tersebut masih dalam tahap pendalaman oleh kepolisian.
Keluarga berharap proses penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel agar keberadaan Jesslyn segera diketahui serta fakta dalam kasus tersebut dapat terungkap.
PREVIOUS ARTICLE
7 Arahan dan Evaluasi Prabowo Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Soroti Korupsi hingga Program MBGNEXT ARTICLE
MPR Targetkan RUU EBET Rampung Tahun Ini
























