Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Pariwisata Global Pecahkan Rekor pada 2025, Tercatat 1,52 Miliar Turis Bepergian

Mistar.idMinggu, 25 Januari 2026 07.00
journalist-avatar-top
pariwisata_global_pecahkan_rekor_pada_2025_tercatat_152_miliar_turis_bepergian

Ilustrasi kunjungan wisatawan. (foto: Istockphoto/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Industri pariwisata dunia mencatat sejarah baru pada 2025 dengan total 1,52 miliar kunjungan wisatawan internasional. Capaian ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah, menandai kebangkitan penuh sektor pariwisata pasca pandemi Covid-19.

Data tersebut dirilis oleh Pariwisata PBB (UN Tourism) pada pekan ketiga Januari 2026. Dalam laporan itu disebutkan pertumbuhan paling signifikan terjadi di kawasan Asia dan Afrika.

Pariwisata global terus menunjukkan tren positif meski dihadapkan pada tantangan inflasi serta ketegangan geopolitik di sejumlah wilayah. Namun, tingginya minat masyarakat untuk bepergian tetap mendorong pertumbuhan sektor ini.

“Permintaan perjalanan tetap kuat sepanjang 2025, meskipun biaya layanan pariwisata meningkat dan situasi geopolitik masih penuh ketidakpastian,” ujar Sekretaris Jenderal Pariwisata PBB, Shaikha Alnuwais, dikutip dari VN Express.

Jumlah kunjungan wisatawan internasional pada 2025 meningkat sekitar 4 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 1,4 miliar kunjungan. Tahun 2025 pun menjadi titik tertinggi pariwisata dunia di era pasca-pandemi.

Afrika mencatat pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan 8 persen, atau sekitar 81 juta kunjungan wisatawan internasional. Maroko dan Tunisia menjadi dua destinasi utama yang paling diminati wisatawan.

Sementara itu, kawasan Asia dan Pasifik mengalami pertumbuhan sebesar 6 persen dengan total 331 juta kunjungan. Angka ini menunjukkan bahwa pariwisata Asia telah pulih sekitar 91 persen dibandingkan kondisi sebelum pandemi.

Eropa masih menjadi kawasan tujuan wisata paling populer di dunia. Sepanjang 2025, wilayah ini mencatat 793 juta kunjungan wisatawan mancanegara, meningkat 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Alnuwais berharap tren positif ini dapat berlanjut hingga 2026, seiring stabilnya perekonomian global dan pulihnya destinasi wisata yang sebelumnya terdampak pandemi.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN