Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Pemko Medan Gencarkan Tracing Jemput Bola untuk Percepat Penanganan TB

Mistar.idSelasa, 21 Juli 2026 pukul 19.13 WIB
pemko_medan_gencarkan_tracing_jemput_bola_untuk_percepat_penanganan_tb

Wali Kota Medan, Rico Waas, saat mendampingi Wamenkes di RSUP H Adam Malik. (foto: Diskominfo Medan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Pemko Medan gencar melakukan tracing jemput bola langsung ke masyarakat untuk mendukung program prioritas nasional dalam penanganan Tuberkulosis (TB).

“Agar semua penanganan lebih cepat, kami (Pemko Medan) langsung turun ke masyarakat. Jadi tidak lagi menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan (faskes),” ujar Wali Kota Medan, Rico Waas, Selasa (21/7/2026).

Ditegaskannya, yang menjadi fokus sasaran adalah kontak erat atau suspect di sekitar penderita.

“Kita ingin penanganan medis cepat dilakukan. Selain itu, pemahaman tentang bahaya TB juga terus kita lakukan agar warga tidak ragu melaporkan potensi kasus di lingkungan masing-masing," katanya.

Sebagai langkah konkret, sambung Rico, Pemko Medan juga melakukan kerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk untuk melakukan tracing di 661 titik pelacakan.

“Prinsipnya kami selalu mendukung segala program prioritas Pemerintah Pusat, apalagi di bidang kesehatan. Segala upaya dan terobosan kita lakukan agar masyarakat selalu merasa terjamin di bidang kesehatan,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan RI, dr Benjamin Paulus Octavianus, menyampaikan kunjungan ini merupakan bagian dari perintah Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjalankan program prioritas nasional, khususnya dalam menekan kasus TB, serta meninjau kesiapan fasilitas kesehatan di daerah.

​"Pemerintah sangat peduli pada penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Sumber daya alam yang melimpah harus diimbangi dengan SDM yang sehat dan bergizi baik," katanya.

Untuk itu, kata Benjamin, Pemerintah akan memperkuat tracing untuk mencegah penyebaran TB. "Salah satu upaya yang kita lakukan dengan memperkuat tracing, khusus terhadap masyarakat yang kontak erat dengan penderita," ujarnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN