Warga Usulkan Hening Cipta di Tugu Perang Dunia II pada HUT RI

Tugu Perang Dunia II di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID – Sejumlah warga Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, mengusulkan agar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) diisi dengan kegiatan hening cipta di Tugu Perang Dunia II, Senin (17/8/2026).
Usulan itu bertujuan mengingatkan generasi muda terhadap sejarah perjuangan yang menjadi bagian dari perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia.
Salah seorang warga, Frankin, mengatakan Tugu Perang Dunia II dibangun sebagai penanda peristiwa bersejarah, yakni pertempuran antara tentara Sekutu (Belanda) dan tentara Jepang di kawasan Jembatan Porsea 1942.
"Peristiwa tersebut menjadi cikal bakal kemerdekaan yang setiap tahun diperingati pada 17 Agustus. Tugu Perang Dunia II di tepi Jembatan Porsea menjadi bukti sejarah pertempuran yang akhirnya membuat tentara Jepang meninggalkan Tanah Batak, khususnya Toba," ujarnya.
Camat Porsea, Freddy Napitupulu, menyambut baik usulan tersebut. Menurutnya, gagasan itu dapat dibahas lebih lanjut di tingkat kecamatan maupun kabupaten untuk direalisasikan pada tahun mendatang.
"Usulan itu sangat positif dan mungkin saja dapat dilaksanakan pada tahun berikutnya. Nanti akan dibicarakan di tingkat kecamatan dan kabupaten agar hening cipta di tugu tersebut bisa menjadi bagian dari peringatan 17 Agustus," kata Freddy, Selasa (4/8/2026).
Namun, ia memastikan kegiatan tersebut belum dapat dilaksanakan pada peringatan kemerdekaan tahun ini karena Tugu Perang Dunia II masih dalam proses pembangunan. Tugu itu sebelumnya dibongkar seiring proyek perbaikan Jembatan Porsea.
Freddy menjelaskan, selama ini hening cipta di tugu tersebut belum pernah menjadi agenda peringatan HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan serupa justru lebih sering digelar saat Hari Pahlawan setiap 10 November.
"Beberapa tahun terakhir kegiatan itu juga tidak dilaksanakan karena tugu belum dibangun kembali. Jika pembangunannya selesai, kemungkinan besar hening cipta akan kembali digelar, terutama pada peringatan Hari Pahlawan," tuturnya.[]
























