Wednesday, June 24, 2026
home_banner_first
SUMUT

Wali Kota Tebing Tinggi Serahkan Beasiswa Mahasiswa dan Modal Usaha Tanpa Riba untuk UMKM

Mistar.idRabu, 24 Juni 2026 pukul 17.16 WIB
wali_kota_tebing_tinggi_serahkan_beasiswa_mahasiswa_dan_modal_usaha_tanpa_riba_untuk_umkm

Kolase Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, saat memberikan arahan dan menyerahkan bantuan kepada penerima manfaat. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Tebing Tinggi, MISTAR.ID - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan beasiswa mahasiswa dan pinjaman modal usaha bergulir bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, di Jalan Setia Budi, Lingkungan III Paya Kuruk, Kelurahan Berohol, Kecamatan Bajenis, Rabu (24/6/2026).

Dalam arahannya, Wali Kota H. Iman Irdian Saragih berpesan agar bantuan beasiswa yang diberikan dimanfaatkan sepenuhnya untuk menunjang penyelesaian pendidikan, khususnya dalam penyusunan skripsi. Ia juga memotivasi para mahasiswa agar tetap bersemangat meraih cita-cita demi kemajuan daerah.

"Kejarlah mimpi setinggi langit dengan semangat, niat, dan ikhtiar yang sungguh-sungguh. Gunakan bantuan ini sesuai kebutuhan pendidikan agar menjadi bekal meraih masa depan yang lebih baik," ujar Wali Kota.

Terkait pinjaman modal bergulir, Wali Kota mengingatkan para pelaku UMKM agar menggunakan dana tersebut murni untuk mengembangkan usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif. Menurutnya, program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM sekaligus membantu masyarakat memperoleh pembiayaan usaha tanpa praktik riba.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Baznas Kota Tebing Tinggi, H. Khuzamri Amar, memaparkan rincian penerima manfaat program tersebut. Sebanyak 25 mahasiswa menerima beasiswa penyelesaian skripsi.

Sementara untuk sektor ekonomi, bantuan modal usaha bergulir disalurkan kepada 17 pelaku UMKM yang tergabung dalam empat kelompok usaha.

"Hingga saat ini program dana bergulir Baznas telah dimanfaatkan oleh 517 pelaku usaha dengan sistem kelompok yang dinilai efektif karena pengembaliannya berjalan lancar," ungkap Khuzamri.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN