Rute Kualanamu–Mandailing Natal Dibuka, DPRD Sumut Sebut Jadi Angin Segar bagi Masyarakat Tabagsel

Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara (Sumut), Muniruddin Ritonga. (Foto:Ari/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (10/7/2026) — Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara (Sumut), Muniruddin Ritonga, menyambut baik adanya penerbangan yang difasilitasi maskapai Wings Air dengan rute Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, menuju Kabupaten Mandailing Natal.
Menurutnya, meskipun realisasi penerbangan itu baru akan dilaksanakan pada 1 Agustus 2026, hal tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Pasalnya, ia mengatakan masyarakat akan sangat terbantu dengan adanya penerbangan tersebut dari segi efisiensi waktu dan potensi peningkatan perputaran ekonomi lokal.
"Kita sangat menyambut baik adanya penerbangan ini nanti. Tentu ini menjadi angin segar dan harapan baru bagi masyarakat yang ada di wilayah Tabagsel. Mengingat, banyak aktivitas masyarakat yang ingin menempuh waktu cepat, namun terhambat dengan minimnya fasilitas transportasi udara," ujarnya kepada MISTAR.ID, Jumat (10/7/2026).
Ia menilai, adanya rute penerbangan tersebut akan berdampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi perekonomian maupun efisiensi waktu dalam menempuh perjalanan yang selama ini menghabiskan waktu berjam-jam.
"Meskipun saat ini sudah ada jalan tol, tetapi untuk jarak tempuh Tabagsel-Medan itu sangat lama, bahkan nyaris menyita waktu 8 hingga 10 jam. Tentu ini menjadi harapan bagi masyarakat. Kita yakin perputaran ekonomi lokal juga akan terpengaruh dengan adanya rute penerbangan ini," tuturnya.
Meski demikian, politisi PKB itu menyampaikan pihak maskapai juga harus dapat menjaga stabilitas harga tiket penerbangan agar masyarakat dapat menikmati dan menggunakan jasa transportasi udara tersebut dengan nyaman serta tertarik memanfaatkannya.
"Karena kalau harganya itu mahal, ya sama saja. Masyarakat pada akhirnya akan lebih memilih menggunakan jasa transportasi darat. Tentu bicara soal harga itu penting. Makanya, kita mendorong maskapai untuk menjaga dan memastikan harga yang ditawarkan seimbang dengan kemampuan masyarakat," ucapnya. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Eks Bupati Taput Klaim Dana PEN Tinggalkan Dampak Positif
























