Friday, July 10, 2026
home_banner_first
SUMUT

Puluhan Hektar Sawah di Laguboti Terendam Banjir, Warga Minta Perhatian Pemkab Toba

Mistar.idJumat, 22 Mei 2026 pukul 18.26 WIB
puluhan_hektar_sawah_di_laguboti_terendam_banjir_warga_minta_perhatian_pemkab_toba

Kondisi sawah masyarakat tergenang air. (Foto: istimewa/mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID

Warga Desa Sitoluama, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba resah akibat sawah mereka hingga puluhan hektar terendam banjir dampak dari musim penghujan. Mereka pun meminta pemerintah desa dan kabupaten segera bertindak mengatasinya.

Salah seorang warga, H Pangaribuan, menyampaikan Dusun Simuring Desa Sitoluama menjadi langganan banjir setiap kali musim penghujan dan hal tersebut kerap terjadi selama dua tahun terakhir.

"Akibat banjir yang terjadi sawah masyarakat tenggelam seluas lebih kurang 30 hektar, dampaknya warga gagal tanam dan juga padi yang ditanam menjadi rusak dan perlu penanam ulang, serta beberapa rumah ada yang rusak," ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Menurut dia, akibat luapan air tersebut menyebabkan tanggul rusak sehingga luapan air langsung mengarah ke sawah masyarakat mengakibatkan padi yang telah ditanam rusak, dan petani lainnya tidak dapat melakukan penanaman.

"Hal ini memang telah beberapa kali disampaikan oleh warga ke pihak pemerintah desa, tetapi penanganan belum juga dilakukan," tuturnya.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Desa Sitoluama, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Idama Pangaribuan, mengatakan penyebab dari semua itu akibat bangunan irigasi yang dikerjakan dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) terlalu sempit.

"Saluran irigasi terlalu sempit tidak dapat menampung debit air ketika hujan deras turun, sehingga melompati tanggul sampai merusaknya, dan yang menjadi korban sawah masyarakat menjadi meluap," kata Idama.

Lanjutnya, sekaitan permintaan dari masyarakat untuk melakukan pelebaran dari saluran irigasi tersebut bukan wewenang dari desa, karena bangunan saluran irigasi belum rusak dan tidak mungkin kita merusak bangunan pemerintah.

"Kendati demikian saya telah menyampaikan usulan pembangunan saluran irigasi kepada Kadis PUTR Toba, dan dalam waktu dekat semoga akan dianggarkan, untuk sementara menunggu anggaran turun saya sudah sampaikan kepada warga agar dilakukan gotong royong," ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN