Sunday, September 13, 2026
home_banner_first
SUMUT

Polres Samosir Tilang 17 Motor Berknalpot Brong dalam Patroli KRYD

Mistar.idMinggu, 13 September 2026 pukul 11.31 WIB
polres_samosir_tilang_17_motor_berknalpot_brong_dalam_patroli_kryd

Sejumlah sepeda motor yang ditindak Polres Samosir dalam patroli KRYD, Sabtu (12/9/2026) malam hingga Minggu (13/9/2026). (foto:pangihutan/mistar)

news_banner

Samosir, MISTAR.ID (13/9/2026) - Sebanyak 17 unit sepeda motor berknalpot tidak sesuai spesifikasi teknis ditilang personel Polres Samosir dalam patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (12/9/2026) malam hingga Minggu (13/9/2026).

Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan mengatakan, patroli tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan yang berada di Kabupaten Samosir.

“Patroli ini kita lakukan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kita ingin masyarakat merasa aman dan nyaman, termasuk wisatawan yang berkunjung dan berada di Kabupaten Samosir,” ujar Rina.

Patroli berdasarkan Surat Perintah Kapolres Samosir Nomor Sprin/853/VIII/Pam.3.3./2026 tertanggal 12 September 2026 itu menyasar sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Pangururan–Simanindo, Jalan Pangururan–Palipi, kawasan Jembatan Tano Ponggol–Jalan Aek Rangat, serta sejumlah ruas jalan di Kecamatan Pangururan.

Selain menertibkan kendaraan berknalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, patroli juga menyasar potensi aksi begal, geng motor, balap liar, serta tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Dari hasil patroli, petugas menindak 17 unit sepeda motor berbagai jenis. Sejumlah kendaraan juga ditemukan tidak dilengkapi tanda nomor kendaraan bermotor.

Pengendara yang terjaring tidak hanya berasal dari Kabupaten Samosir, tetapi juga dari Kota Medan, Kota Pematangsiantar, dan sejumlah wilayah lainnya.

“Pengendara yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis tetap kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Rina.

Meskipun balap liar dan geng motor menjadi salah satu sasaran patroli, personel tidak menemukan adanya kegiatan tersebut selama KRYD berlangsung.

Rina menekankan kepada personel agar melaksanakan patroli secara profesional dan humanis serta menghindari tindakan arogan yang dapat menurunkan citra Polri.

Ia juga memastikan patroli serupa akan terus dilakukan, khususnya pada malam hingga dini hari, guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan di Kabupaten Samosir. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN