Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemkab Sergai Apresiasi BPK, Pemeriksaan Kinerja TBC Jadi Momentum Pembenahan Layanan Kesehatan

Mistar.idJumat, 21 November 2025 pukul 15.06 WIB
pemkab_sergai_apresiasi_bpk_pemeriksaan_kinerja_tbc_jadi_momentum_pembenahan_layanan_kesehatan

Bupati Sergai H Darma Wijaya didampingi Wabup H Adlin Tambunan saat menghadiri Exit Meeting pemeriksaan kinerja dan efektivitas upaya penuntasan Tuberkulosis (TBC) tahun anggaran 2024-2025. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Sergai, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai) menyampaikan apresiasi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) atas kerja keras melakukan pemeriksaan dan evaluasi kinerja penanganan Tuberkulosis (TBC) selama 30 hari.

Ucapan itu disampaikan langsung oleh Bupati Sergai H Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati H Adlin Tambunan dalam kegiatan Exit Meeting pemeriksaan kinerja dan efektivitas upaya penuntasan TBC tahun anggaran 2024–2025 hingga triwulan III. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Jumat (21/11/2025).

Darma Wijaya menegaskan pemeriksaan kinerja dari BPK memiliki peran penting untuk memastikan program penanggulangan TBC berjalan akuntabel, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“TBC merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang serius, baik di tingkat nasional maupun daerah. Karena itu diperlukan strategi dan langkah penanganan yang cepat dan tepat,” ujarnya.

Melalui pemeriksaan ini, kata Darma, Pemkab Sergai dapat memperoleh gambaran objektif tentang kekuatan, kelemahan, peluang, serta hambatan yang dihadapi dalam upaya eliminasi TBC. Temuan dan rekomendasi yang diberikan BPK akan dijadikan dasar untuk memperbaiki pelaksanaan program kesehatan pada 2025 dan tahun-tahun berikutnya.

“Kami berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Seluruh rekomendasi akan kami tindak lanjuti melalui langkah konkret, integrasi rencana aksi daerah, penguatan regulasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya. Selain itu, pemantauan tindak lanjut akan dilakukan secara berkala,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ia juga menyoroti peran penting desa sebagai titik awal pembangunan dan pusat kehidupan masyarakat. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan di tingkat desa akan berdampak signifikan terhadap kemajuan wilayah secara keseluruhan.

Darma pun meminta seluruh perangkat daerah dan unit layanan untuk memperkuat koordinasi, menjaga transparansi, meningkatkan akuntabilitas, serta memastikan seluruh kebijakan penanggulangan TBC benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Keberhasilan eliminasi TBC adalah tanggung jawab bersama. Dengan kerja sama yang kuat antar pemangku kepentingan, saya yakin kita dapat mencapai target eliminasi TBC secara bertahap dan berkelanjutan sesuai arah kebijakan nasional,” ucapnya. (hm24)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN