Pembangunan Monumen Perang Dunia II di Porsea Toba Capai 70 Persen

Pembangunan Monumen Perang Dunia II di Porsea, Kabupaten Toba, telah mencapai 70 persen. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID (5/9/2026) – Setelah dirobohkan beberapa tahun lalu, pembangunan kembali Monumen Perang Dunia II di Jembatan Sungai Toba-Asahan, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, kini telah mencapai 70 persen.
Meskipun lokasinya tidak berada di tempat semula, pembangunan monumen ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Monumen tersebut dianggap sebagai bukti sejarah penting di Kecamatan Porsea.
Salah seorang warga, Monang Sitorus, mengatakan jika monumen yang telah dirobohkan itu tidak dibangun kembali, maka pemerintah sama saja menghilangkan jejak sejarah.
Di lokasi itu pernah terjadi pertempuran yang menewaskan serdadu Jepang dan Belanda dalam perebutan jalur strategis pengangkutan logistik pada masa perang.
"Syukurlah, meskipun agak terlambat hampir tiga tahun, pembangunan akhirnya terwujud setelah ada desakan dari warga," ujar Monang pada Sabtu (5/9/2026).
Hal senada disampaikan J. Manurung. Ia menilai lokasi monumen yang baru lebih strategis dibandingkan sebelumnya.
Tampilan warnanya juga lebih cerah sehingga mudah terlihat oleh pengguna jalan yang melintas.
"Tampilan monumen baru ini lebih menarik. Bentuk granat di bagian atasnya terlihat lebih jelas dibanding monumen sebelumnya. Hal ini akan membuat orang penasaran dan ingin tahu peristiwa apa yang melatarbelakangi pembangunan monumen ini," tuturnya.
Dengan rampungnya pembangunan monumen ini, diharapkan generasi muda dan wisatawan dapat lebih mengenal sejarah perjuangan di wilayah Porsea pada masa Perang Dunia II.(hm02)





























