MUI Koordinasi ke Pemkab Asahan, Bahas Pembinaan Ummat Hingga Langkah Antisipasi

MUI berkoordinasi ke Pemkab Asahan. (Foto: Istimewa/Mistar)
Asahan, MISTAR.ID
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan demi memastikan suasana Ramadan berjalan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Adapun, agenda utama koordinasi jelang Ramadan tersebut membahas pembinaan umat, penguatan nilai keagamaan, serta langkah antisipasi agar pelaksanaan ibadah Ramadan berlangsung lebih khusyuk dan kondusif.
“MUI menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga harmoni sosial, khususnya di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan puasa,” kata Ketua MUI Asahan, Salman Abdullah Tanjung usai melakukan rapat koordinasi, Rabu (11/2/2026).
Salman menambahkan, salah satu poin penting hasil koordinasi MUI dan Pemkab Asahan adalah rencana penerbitan edaran bersama menyambut Ramadan 2026.
Edaran tersebut nantinya akan berisi sejumlah imbauan, di antaranya meningkatkan kualitas ibadah puasa, memperbanyak kegiatan keagamaan, menghindari aktivitas kurang bermanfaat dan membatasi aktivitas hiburan yang berpotensi mengganggu kekhusyukan.
“Kami ingin Ramadan benar-benar menjadi momentum peningkatan keimanan masyarakat,” ungkap Salman kembali.
Sementara itu, menanggapi audiensi tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas peran aktif MUI dalam membina umat.
Menurutnya, kolaborasi MUI dan Pemkab sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial dan keamanan daerah, terutama saat momentum besar seperti Ramadan.
“Peran MUI sangat strategis dalam membimbing umat dan menjaga keharmonisan masyarakat. Pemerintah tentu mendukung penuh sinergi ini,” ujar Bupati Asahan.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Asahan langsung menjadwalkan rapat koordinasi lanjutan jelang Ramadan. (hm20)






















