Kodim 0208/Asahan Kawal Pembangunan Koperasi Merah Putih, 63 Titik Rampung

Dandim 0208/AS saat meninjau bangunan KDMP. (foto:perdana/mistar)
Asahan, MISTAR.ID
Komando Distrik Militer (Kodim) 0208/Asahan memastikan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah kerjanya terus berjalan secara bertahap. Program ini merupakan bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., mengatakan pihaknya terus melakukan pendampingan dan pemantauan langsung di lapangan agar pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.
“Pembangunan terus kita dorong secara bertahap. Kodim 0208/Asahan memastikan seluruh proses berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Dandim Edy Syahputra dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, hingga saat ini terdapat 184 titik lahan yang telah terverifikasi untuk pembangunan KDKMP di wilayah kerja Kodim 0208/Asahan yang meliputi Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, dan Kota Tanjungbalai.
Dari total tersebut, sebanyak 121 titik saat ini masih dalam tahap pembangunan, sementara 63 titik lainnya telah selesai dikerjakan.
Menurutnya, progres pembangunan tidak dilakukan secara serentak di seluruh lokasi, melainkan menyesuaikan kesiapan dan ketersediaan lahan di masing-masing desa.
“Setiap desa memiliki kondisi yang berbeda, sehingga pelaksanaan di lapangan juga menyesuaikan kesiapan lahan yang ada,” jelasnya.
Letkol Inf Edy Syahputra menegaskan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa melalui pengembangan koperasi sebagai wadah ekonomi produktif.
Kodim 0208/Asahan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengawal dan memastikan program ini berjalan optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami terus mendampingi dan memantau pelaksanaan di lapangan agar target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana,” tegasnya.
Program KDKMP diharapkan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi desa serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah Asahan, Batu Bara, dan Tanjungbalai. (hm27)























