Tuesday, July 14, 2026
home_banner_first
SUMUT

Kapolres Batu Bara Razia Lapas Labuhan Ruku, Hanya Temukan Mancis dan Obat Batuk

Mistar.idKamis, 28 Mei 2026 pukul 11.26 WIB
kapolres_batu_bara_razia_lapas_labuhan_ruku_hanya_temukan_mancis_dan_obat_batuk

Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson HH Nainggolan melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang milik WBP. (Foto: Humas Polres Batu Bara/Mistar)

news_banner

Batu Bara, MISTAR.ID

Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson HH Nainggolan memimpin razia gabungan di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Didampingi Kalapas Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, Doly ikut melakukan pemeriksaan di kamar dan blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) serta area strategis bersama Kabag SDM Polres Batu Bara, Kasat Resnarkoba, Kasat Intelkam, dan Koramil 04 Talawi.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama dua jam tersebut, tidak ditemukan narkoba, senjata tajam, maupun handphone. Tim hanya menemukan mancis, rokok, jepitan kuku, serta obat-obatan seperti obat batuk dan FreshCare yang telah kedaluwarsa.

“Pemeriksaan kita lakukan secara humanis namun tetap tegas guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” ungkap Doly.

Ia menjelaskan, kegiatan razia bersama ini merupakan langkah preventif sekaligus bentuk pengawasan rutin untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.

“Razia bersama ini dilakukan untuk memastikan bahwa lingkungan lapas tetap aman dan bebas dari barang-barang yang dapat mengganggu ketertiban serta proses pembinaan bagi warga binaan,” jelasnya.

Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi dari Polres Batu Bara serta TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

“Kolaborasi yang baik antara aparat penegak hukum menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan lapas yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Hamdi.

Razia gabungan tersebut merupakan komitmen bersama antara Polres Batu Bara dan Lapas Labuhan Ruku dalam memberantas peredaran narkoba serta penggunaan alat komunikasi ilegal di dalam lapas. Kegiatan itu juga diikuti tokoh masyarakat, pemerhati hukum, dan perwakilan media.

“Razia akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus memperkuat pengawasan demi mendukung proses pembinaan warga binaan yang lebih optimal di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku,” tutup Hamdi. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN