Monday, June 15, 2026
home_banner_first
SUMUT

Jembatan Aramco di Desa Bair Tapteng Rampung, Akses Warga Kembali Normal

Mistar.idSenin, 15 Juni 2026 18.10
journalist-avatar-top
FM
jembatan_aramco_di_desa_bair_tapteng_rampung_akses_warga_kembali_normal

Akses jalan warga di Desa Bair, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali pulih setelah jembatan aramco dinyatakan rampung 100 persen. (foto: Feliks/mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID

Akses jalan warga di Desa Bair, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), kembali pulih setelah jembatan Aramco dinyatakan rampung 100 persen.

Jembatan yang dibangun TNI Angkatan Darat (AD) tersebut sebelumnya telah selesai dibangun pada Maret 2026, namun pada awal April kembali rusak total akibat banjir susulan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, TNI AD kembali memacu pembangunan jembatan Aramco yang rusak berat itu, mengingat jembatan tersebut menjadi prioritas utama untuk memulihkan akses transportasi dan konektivitas warga yang sempat terputus, sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana.

Komandan Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, menyampaikan bahwa jembatan Aramco tersebut sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat terjangan banjir besar.

“Ketika itu, arus deras yang membawa material batu dan batang pohon menghantam konstruksi lama hingga hancur,” ujar Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, sebagai langkah pemulihan, TNI bersama masyarakat melakukan pembangunan ulang dengan konstruksi yang lebih kokoh. Proyek ini dikerjakan secara cepat setelah jembatan yang sama kembali rusak total.

Menurutnya, ini merupakan pembangunan kedua setelah jembatan sebelumnya rusak diterjang banjir susulan.

“Pengerjaan proyek ini melibatkan sinergi antara personel Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Denzibang 4/1, Yon TP 908/Gajah Dompak, dan masyarakat setempat,” katanya.

Bayu menuturkan, dengan kerja gotong royong dan peralatan manual, seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, mulai dari perakitan struktur Aramco, lantai kerja dan pengecoran pondasi, perakitan besi sloof pondasi, pemasangan batu kali, pekerjaan sloof gantung, penimbunan, pemasangan tiang dan besi rambatan, pengecatan struktur, hingga pembuatan mal box dan tiang rambatan sampai tahap finishing.

“Pembangunan kembali jembatan ini merupakan bentuk komitmen TNI bersama masyarakat untuk memulihkan akses yang terputus. Alhamdulillah, hari ini pekerjaan telah selesai 100 persen,” tuturnya.

Ia mengajak seluruh warga untuk menjaga bersama fasilitas jembatan tersebut agar dapat bertahan lama dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Pasalnya, keberadaan jembatan ini sangat krusial untuk memperlancar akses ekonomi, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas sosial masyarakat antara Desa Bair dengan wilayah sekitarnya.

Sementara itu, warga Desa Bair, Lintong Hutagalung, menyampaikan terima kasih kepada TNI AD dan menyambut gembira selesainya pembangunan jembatan Aramco tersebut.

Menurutnya, terbukanya kembali akses jembatan itu akan memulihkan peluang ekonomi dan mempermudah mobilitas warga yang sebelumnya terhambat.

“Dengan rampungnya pembangunan jembatan ini, sekarang konektivitas antarwilayah di Kecamatan Tapian Nauli dapat kembali normal untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi pascabencana,” tutupnya. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN