Thursday, June 11, 2026
home_banner_first
SUMUT

Jelang Trail of The Kings 2026, Ratusan Warga Gotong Royong Bersihkan WFC Pangururan

Mistar.idKamis, 11 Juni 2026 14.16
journalist-avatar-top
PS
jelang_trail_of_the_kings_2026_ratusan_warga_gotong_royong_bersihkan_wfc_pangururan

Bumdesma Marsada Tahi Kecamatan Pangururan bersama sejumlah instansi dan elemen masyarakat menggelar aksi gotong royong massal di kawasan Water Front City (WFC) Pangururan, Kamis (11/6/2026). (Foto: Pangihutan Sinaga/Mistar)

news_banner

Samosir, MISTAR.ID

Menyambut ajang internasional Trail of The Kings (TOTK) 2026, Bumdesma Marsada Tahi Kecamatan Pangururan bersama sejumlah instansi dan elemen masyarakat menggelar aksi gotong royong massal di kawasan Water Front City (WFC) Pangururan, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang diikuti lebih dari 100 peserta itu merupakan kolaborasi antara Bumdesma Marsada Tahi, Kantor Camat Pangururan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir, serta Badan Otorita Danau Toba (BODT). Aksi kebersihan dipusatkan di kawasan Air Mancur Menari Pangururan sebelum peserta menyebar ke sejumlah titik strategis yang menjadi jalur dan lokasi pendukung penyelenggaraan TOTK.

Sebelum kegiatan dimulai, seluruh peserta mengikuti apel bersama yang dipimpin Camat Pangururan, Robintang Naibaho. Peserta juga menerima arahan dari perwakilan BODT M Tampubolon, perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir Sugiman Simatupang, serta Direktur Utama Bumdesma Marsada Tahi, Ridho Anggreini Naibaho.

Pada kesempatan tersebut, BODT menyerahkan bantuan peralatan dan perlengkapan kebersihan kepada Bumdesma Marsada Tahi sebagai bentuk dukungan dalam menjaga kebersihan kawasan wisata dan ruang publik di Pangururan.

Camat Pangururan Robintang Naibaho mengatakan, aksi gotong royong tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga desa dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman menjelang pelaksanaan Trail of The Kings.

Ia menyebutkan, berdasarkan data panitia, ajang tersebut akan diikuti 1.015 pelari dari 34 negara. Partisipasi internasional itu dinilai semakin memperkuat posisi Kabupaten Samosir sebagai salah satu destinasi trail running unggulan dunia.

Menurut Robintang, kebersihan kawasan menjadi salah satu faktor penting dalam menyambut peserta dan wisatawan yang akan datang ke Samosir. Ia juga mengapresiasi keterlibatan anggota Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

"Trail of The Kings akan berlangsung pada 12 hingga 14 Juni 2026. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu bersama-sama menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bumdesma Marsada Tahi, Ridho Anggreini Naibaho, mengatakan aksi bersih-bersih tersebut merupakan bagian dari komitmen Bumdesma dalam mendukung pembangunan sosial dan pelestarian lingkungan di Kecamatan Pangururan.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Bumdesma tidak hanya bergerak dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial dan lingkungan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama membersihkan jalur dari Air Mancur Menari menuju Bundaran Jembatan Tano Ponggol, sedangkan kelompok kedua membersihkan area dari Air Mancur Menari menuju venue TOTK di Segmen 5 Water Front City.

Peserta bergotong royong mengumpulkan sampah, membersihkan saluran air, serta memangkas rumput liar di sepanjang kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan.

Aksi tersebut juga diikuti Plt Lurah Siogung-ogung Parhitean Naibaho, Kepala Desa Huta Namora Irencus Malau, Kasi Trantib Kecamatan Pangururan Laston Lumbanraja, perangkat desa dan kelurahan, serta masyarakat sekitar.

Sebagai bentuk apresiasi, pengurus Bumdesma Marsada Tahi menyerahkan bingkisan kepada anggota SPP yang terlibat dalam kegiatan. Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama.

Melalui kegiatan kolaboratif tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat sekaligus memperkuat dukungan terhadap penyelenggaraan berbagai agenda pariwisata di Kabupaten Samosir, khususnya Trail of The Kings 2026 yang akan segera digelar di Pangururan.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN