1.555 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Mulai Lakukan Pendataan di Deli Serdang

Sebanyak 1.555 petugas Sensus Ekonomi 2026 diterjunkan untuk melaksanakan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Deli Serdang mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. (Foto: Istimewa/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Sebanyak 1.555 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 Kabupaten Deli Serdang resmi diterjunkan untuk melaksanakan pendataan lapangan yang dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Pelepasan petugas dilakukan Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, di halaman Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (11/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, bupati secara simbolis memasangkan rompi dan tanda pengenal (name tag) kepada perwakilan petugas sensus. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati dan balon udara bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai penanda dimulainya pelaksanaan tugas.
Dalam arahannya, Asri Ludin Tambunan menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum penting untuk memperoleh data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah, baik dalam jangka menengah maupun jangka panjang.
Menurutnya, kualitas data yang dikumpulkan petugas akan sangat menentukan ketepatan kebijakan pemerintah di masa mendatang. Karena itu, seluruh petugas diminta bekerja dengan penuh tanggung jawab, teliti, dan jujur saat melakukan pendataan.
"Data yang hilang akan menimbulkan bias. Di sinilah tugas dan tanggung jawab bapak dan ibu untuk mendapatkan seluruh potret kehidupan masyarakat Deli Serdang dari berbagai kalangan yang ada," ujar bupati.
Ia menjelaskan, penugasan petugas yang berbasis domisili wilayah tempat tinggal diharapkan dapat meningkatkan rasa tanggung jawab sekaligus mempermudah proses pendataan di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, lanjutnya, akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus hingga ke tingkat kecamatan dan dusun.
"Pemkab akan ikut mempersiapkan dan mengakomodasi wilayah yang akan didatangi, mulai dari kecamatan hingga dusun, agar seluruh responden dapat dijumpai dan didata dengan baik," katanya.
Bupati menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang tidak dilaksanakan setiap tahun. Oleh sebab itu, hasil pendataan nantinya akan menjadi rujukan penting dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah selama lima hingga sepuluh tahun ke depan.
"Sensus ini tidak setiap tahun dilaksanakan. Hasilnya akan digunakan untuk lima sampai sepuluh tahun ke depan. Karena itu, harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan seluruh petugas agar tetap menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme selama menjalankan tugas. Petugas diminta menggali data sesuai kondisi sebenarnya di lapangan serta memastikan seluruh informasi yang dihimpun dapat dipertanggungjawabkan.
"Bekerjalah dengan jujur sesuai ikrar yang telah disampaikan. Jangan menutup-nutupi kondisi. Gali data secara saksama sesuai kriteria yang ada, baik individu maupun unit usaha. Pastikan semua jawaban benar dan dapat dipertanggungjawabkan," harapnya.























