Harga BBM Eceran Melonjak Usai Bencana, Warga Taput Kian Menderita

Antrean BBM di SPBU Siborongborong. (foto: fernando/mistar)
Taput, MISTAR.ID
Belum usai pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Tapanuli, kini masyarakat kembali menghadapi persoalan baru yakni melonjaknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tingkat pengecer.
Di sejumlah lokasi penjualan BBM eceran, harga Pertalite dalam botol Aqua 1,5 liter dijual hingga Rp36 ribu per botol, sementara harga Solar tembus Rp15 ribu per liter.
“Harga Pertalite di eceran sudah Rp36 ribu per 1,5 liter. Mau bagaimana lagi, demi pekerjaan kita terpaksa beli,” ujar Bontor Sormin di salah satu warung Siborongborong sambil menunggu antrean di SPBU, Senin (8/12/2025).
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya. Bahkan, untuk mendapatkan Pertalite ukuran 600 ml, warga rela membayar hingga Rp20 ribu per botol. “Untuk keperluan mesin babat, terpaksa kami beli Rp20 ribu per botol kecil. Walaupun memberatkan, pekerjaan harus tetap jalan,” kata seorang warga.
Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Tapanuli Utara, Montovani Lumbantoruan, menegaskan Harga Eceran Tertinggi (HET) resmi BBM Pertalite Rp10.000/liter, Solar Rp6.800/liter, dan Pertamax Rp13.000/liter.
Montovani menyampaikan pihak kepolisian sudah turun ke lapangan untuk mengecek dan menindak pengecer yang menjual BBM jauh di atas harga ketentuan. (hm24)
PREVIOUS ARTICLE
Ini Penyebab BBM Masih Sulit di TobaBERITA TERPOPULER




















