Tuesday, August 25, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bupati Asahan Cek 3 Proyek Strategis, Ada Jembatan 87 Meter dan Irigasi 430 Hektare

Mistar.idSelasa, 25 Agustus 2026 pukul 15.06 WIB
bupati_asahan_cek_3_proyek_strategis_ada_jembatan_87_meter_dan_irigasi_430_hektare

Bupati Asahan meninjau tiga proyek strategis, di antaranya irigasi yang mengairi 430 hektare sawah untuk mendorong perekonomian warga. (Foto: Diskominfo/Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID (25/8/2026) – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin meninjau tiga lokasi pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah Kabupaten Asahan, Senin (24/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan fasilitas publik tersebut benar-benar memberikan dampak terhadap aktivitas dan perekonomian masyarakat.

Tiga lokasi yang dikunjungi Bupati bersama rombongan yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Desa Sei Kamah Baru, Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Sei Kamah Baru dengan Kelurahan Siumbut-Umbut, serta Daerah Irigasi Sungai Silau Tua Dam Alam Bali di Desa Silau Maraja, Kecamatan Setia Janji.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, sejumlah kepala OPD terkait, serta tamu undangan lainnya.

Lokasi pertama yang ditinjau Bupati adalah KDMP Desa Sei Kamah Baru, Kecamatan Sei Dadap. Taufik mengatakan pembangunan KDMP merupakan bagian dari upaya memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa. Di Kabupaten Asahan sendiri terdapat 114 unit KDMP yang tengah dibangun.

KDMP Sei Kamah Baru telah memiliki kepengurusan sehingga diharapkan dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Bupati berharap keberadaan koperasi tersebut mampu menyediakan berbagai kebutuhan warga sekaligus menjadi penggerak aktivitas ekonomi di desa.

Rombongan kemudian bergerak menuju Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Sei Kamah Baru, Kecamatan Sei Dadap, dengan Kelurahan Siumbut-Umbut, Kecamatan Kota Kisaran Timur. Jembatan sepanjang 87 meter tersebut dibangun melalui program Pemerintah Pusat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI yang telah membangun Jembatan Perintis Garuda sepanjang 87 meter ini,” kata Bupati di sela kunjungan.

Menurut Taufik, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya memperpendek jarak perjalanan warga, tetapi juga mempermudah akses menuju berbagai fasilitas penting.

Dengan adanya akses tersebut, masyarakat akan lebih mudah menuju pusat kota untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mendapatkan pelayanan kesehatan, maupun mengakses fasilitas pendidikan.

Peninjauan terakhir dilakukan di Daerah Irigasi Sungai Silau Tua Dam Alam Bali, Desa Silau Maraja, Kecamatan Setia Janji. Infrastruktur irigasi tersebut memiliki peran penting bagi sektor pertanian karena mengairi lahan persawahan seluas sekitar 430 hektare.

Pemkab Asahan berencana mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk melakukan rehabilitasi saluran primer dan sekunder pada jaringan irigasi tersebut. Perbaikan diharapkan mampu mengoptimalkan distribusi air ke area persawahan sehingga kebutuhan pengairan petani dapat lebih terjamin.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN