BBM Langka di Karo Pasca Banjir, SPBU Berastagi dan Kabanjahe Tutup

Sejumlah kendaraan baik roda dua, empat dan lebih tanpa antri di berapa SPBU terdapat di Berastagi dan Kabanjahe. Seperti di SPBU 14.221.286.(foto : Abay/Hasibuan)
Karo, MISTAR.ID
Dampak banjir besar yang melanda Kota Medan dan sekitarnya menyebabkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak dua hari terakhir, terutama di Kota Berastagi dan Kabanjahe, Kabupaten Karo.
Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada Sabtu (29/11/2025) terpaksa tutup lantaran kehabisan BBM. Beberapa lainnya tetap buka, tetapi tidak menyediakan BBM untuk dibeli konsumen.
SPBU Tugu Perjuangan Berastagi dan SPBU Simpang Masjid Agung Kabanjahe memilih tutup. Sementara SPBU Desa Raya Berastagi meski tutup, konsumen tetap memarkirkan kendaraannya di luar area SPBU, tepatnya di ruas Jalan Jamin Ginting.
Begitu juga di SPBU 14.221.286, yang terletak di perbatasan Berastagi–Kabanjahe. Meski buka, sejumlah kendaraan, baik roda dua, empat, angkutan umum, maupun roda enam, berhenti menunggu kedatangan truk tangki BBM.
“Sudah tiga jam saya berhenti di SPBU 14.221.286 ini. Jika dipaksakan, angkutan umum saya pasti mogok karena bensin sudah menipis sekali,” ucap sopir angkutan umum Sigantang Sira.
Sementara itu, Igun Sembiring memarkirkan truk pengangkut dolomit di SPBU yang sama karena BBM solar untuk perjalanan ke Medan sudah tidak memadai.
“Sebelum saya datang, truk tangki pengangkut BBM solar belum juga tiba. Info dari petugas, masih dalam perjalanan menuju sini,” ujar Igun. (hm27)






















