Anggaran Pembangunan 2025 Habis, Wali Kota Iman Siasati Anggaran Perjalanan Dinas dan Seremonial Tebing Tinggi

Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih saat menyampaikan arahan di depan para Insan Pers. (foto: Nazli/mistar)
Tebing Tinggi, MISTAR.ID
Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih mengatakan seharusnya tidak ada pembangunan pada tahun 2025, karena dana itu sudah habis untuk kegiatan seremonial dan perjalanan dinas sebelumnya. Namun, begitu dilakukan kroscek semuanya data lakukan pergeseran ke APBD untuk pembangunan.
"Seharusnya saya pastikan tidak ada pembangunan Pasar Inpres, Pasar Gambir, Eks Kejaksaan itu tidak ada duitnya. Uangnya dari mana dengan melakukan efisiensi Pergeseran dari OPD-OPD yang selama ini kami lakukan. Ada perjalanan dinasnya Rp1,7 miliar, Rp1,5 miliar, Rp500 juta, Rp700 juta, itu kita lakukan pergeseran seluruh OPD pak untuk melakukan pembangunan tersebut," ujar Iman di sela-sela kegiatan Silaturahmi dan Sinergi Pemerintah Kota Tebing Tinggi bersama Insan Pers, di Gedung Hj Sawiyah, Jalan Dr, Sutomo, Kota Tebing Tinggi, Rabu (31/12/2025).
Dijelaskannya, Wali Kota menyebut awal tahun baru ini maunya wajib ada pembangunan di Kota Tebing Tinggi. "Saya buka uangnya enggak ada pak, kita mau bangun dari mana. Saya juga melakukan pergeseran ini semuanya supaya ada pembangunan di Kota Tebing Tinggi," katanya.
Dia mengaku sudah ada melakukan pembangunan untuk OPD di Kota Tebing Tinggi. "Begitu Tahun kedua kita kena efisiensi PAD kita berkurang 20 persen. 20 persen itu angka yang sangat fantastik Rp120 miliar berkurangnya ini merupakan kebijakan pemerintah pusat wajib kita dukung sepenuhnya. Ini sudah menjadi produk bagi pemerintah pusat kita mendukung sepenuhnya," ujar Iman.
Menurut Iman, ada potensi yang dapat digali untuk APBD Kota Tebing Tinggi, contohnya yang selama ini pasar Inpres, itu hampir lima tahun retribusinya tidak pernah dikutip dan pasar-pasarnya seperti itu.
"Jadi langsung kita bangun balik pasar Inpres, karena disitu ada potensi-potensi yang bisa kita gali untuk pendapatan sumber PAD kita," tuturnya.
Untuk pembangunan tahun kedua, lanjut Iman, harapannya dari pendapatan dari PAD, retribusi lainnya supaya bisa membangun jalan-jalan. "Ini lah problem kita saat ini," katanya.
Iman berharap kepada rekan-rekan pers mohon doa dukungannya, silakan mengkritik pastikan kebenaran sumber beritanya dari mana.
"Jangan nanti ujuk-ujuk ini proyek gagal diketahui kualitasnya tidak sesuai. Belum diperiksa lagi oleh BPKB sudah langsung divonis. Ini tak boleh pak, ini kualitasnya gagal dan kualitasnya tak sesuai, memang sudah diperiksa. Ayo sama-sama kita mengontrolnya," ucapnya.
Menurutnya, bukan tidak boleh mengkritik namun jangan sampai menghujat. "Ayo kita bangun kota kita bersama-sama, kalau bapak menyerang secara brutal sudah tentu Investor enggak mau masuk mereka tidak mau berinvestasi," katanya.
Tema kita adalah tutup tahun dengan sinergi kolaborasi pemerintah Kota Tebing Tinggi bersama Insan Pers untuk Kota Tebing Tinggi yang maju kotanya religius makmur dan sejahtera rakyatnya.
"Sinergi, Bukan sekedar slogan untuk kebersamaan keberhasilan dalam menjaga kondusifitas Kota Tebing Tinggi sepanjang Tahun 2025," ucapnya.























