562 Calon Jemaah Haji Deli Serdang Ikuti Manasik Terintegrasi, Siap Berangkat ke Tanah Suci

Kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M yang diselenggarakan di Balairung Pemkab Deli Serdang. (foto:dokumen/mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Sebanyak 562 calon jemaah haji asal Kabupaten Deli Serdang mengikuti kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang diselenggarakan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Deli Serdang di Balairung Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (28/3/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hanip Fahri.
Dalam sambutannya, Hanip menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan kesempatan istimewa yang tidak dimiliki semua umat Islam, sehingga harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan disiplin.
“Ibadah haji adalah panggilan Allah SWT. Tidak semua orang mendapat kesempatan ini, sehingga Bapak/Ibu merupakan orang-orang pilihan. Manfaatkan kesempatan ini dengan penuh keikhlasan dan kesabaran,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para calon jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan, kekompakan, serta kesabaran selama menjalankan rangkaian ibadah, khususnya saat wukuf di Arafah yang merupakan puncak pelaksanaan haji.
Hanip menegaskan, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah, mulai dari pembinaan, bimbingan hingga pengawasan, guna memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman, nyaman, dan lancar. Adapun jumlah calon jemaah terdiri dari 221 laki-laki dan 341 perempuan.
“Kami berharap jemaah haji Kabupaten Deli Serdang dapat menjadi contoh yang baik, disiplin, tertib, serta berakhlak mulia, baik selama di Tanah Suci maupun setelah kembali ke Tanah Air,” tuturnya menambahkan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Deli Serdang, Nurlela, mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia menekankan pentingnya pelaksanaan manasik hingga tingkat kecamatan agar calon jemaah mampu memahami serta mengamalkan tata cara ibadah haji dengan baik.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh tidak hanya dipahami, tetapi juga diamalkan dan disebarluaskan, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
Ketua panitia, Khairuddin, melaporkan bahwa kegiatan manasik haji reguler dan terintegrasi ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” dengan menekankan pelayanan yang inklusif bagi seluruh jemaah.
Ia menambahkan, seluruh peserta telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1447 H/2026 M dan dijadwalkan akan diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 10 dan Kloter 15.
Penyelenggaraan manasik ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kesiapan calon jemaah dalam menjalankan ibadah haji secara tertib dan sesuai tuntunan. (hm27)



















