16 Warga Tanjungbalai Ikuti Pelatihan Barista di BBPVP Medan

16 warga Kota Tanjungbalai resmi dilepas Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina bersama Kepala Disnakerkopumkm Tanjungbalai Agus Salim untuk mengikuti Pelatihan Barista di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan. (foto:dokumen protokoler/mistar)
Tanjungbalai, MISTAR.ID (23/9/2026) - Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong peningkatan keterampilan masyarakat sebagai salah satu upaya memperluas kesempatan kerja dan membuka peluang usaha baru.
Sebanyak 16 warga Kota Tanjungbalai resmi dilepas untuk mengikuti Pelatihan Barista di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan.
Pelepasan dilakukan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UMKM (Disnakerkopumkm) Agus Salim Lubis, di Aula Kantor Disnakerkopumkm, Rabu (23/9/2026).
Pelatihan yang bekerja sama dengan BBPVP Medan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 24 September hingga 26 Oktober 2026.
Kepala Disnakerkopumkm Tanjungbalai Agus Salim menjelaskan, 16 peserta tersebut merupakan hasil seleksi dari proses pendaftaran yang dibuka pada 7–14 September 2026.
“Peserta terbatas hanya 16 orang. Setelah melalui proses seleksi, mereka dinyatakan lolos untuk mengikuti pelatihan barista di BBPVP Medan,” ujar Agus.
Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan peserta untuk meningkatkan kompetensi, menambah keterampilan, sekaligus membuka peluang usaha di bidang industri kopi dan kuliner.
Menurut Agus, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemko Tanjungbalai mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera).
“Kami berharap peserta nantinya tidak hanya mampu mengisi lapangan pekerjaan yang tersedia, tetapi juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Tanjungbalai,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang terpilih mengikuti pelatihan tersebut.
Fadly meminta para peserta mengikuti seluruh proses pelatihan dengan serius serta memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama berada di BBPVP Medan.
“Manfaatkan peluang yang ada saat ini. Tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama. Adik-adik sekalian adalah peserta terbaik yang telah terpilih,” pesan Fadly.
Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga nama baik Kota Tanjungbalai selama mengikuti pelatihan.
Fadly menegaskan, program pelatihan vokasi merupakan salah satu bentuk komitmen Pemko Tanjungbalai dalam meningkatkan kompetensi pencari kerja sekaligus menyesuaikan keterampilan masyarakat dengan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.
Menurutnya, persaingan di dunia kerja saat ini semakin membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan tambahan.
Karena itu, pelatihan seperti barista diharapkan dapat menjadi salah satu jalan bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
“Setelah selesai pelatihan, kiranya dapat mengisi lowongan kerja yang tersedia dan juga berusaha sendiri. Harapannya, masyarakat memiliki keterampilan produktif, mampu mengembangkan usaha secara mandiri, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru di Kota Tanjungbalai,” pungkasnya. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Pemko Tanjungbalai Evaluasi Program MBG, Soroti Keamanan Makanan








































