Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Warga Perbaiki Jalan Rusak di Siantar–Saribudolok

Mistar.idJumat, 9 Januari 2026 pukul 12.31 WIB
warga_perbaiki_jalan_rusak_di_siantarsaribudolok

Warga menambal jalan di ruas Pematangsiantar-Saribudolok, tepatnya di Nagori Simpang Raya Dasma, Kecamatan Panei, Simalungun. (Foto: Indra/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Warga memperbaiki sendiri Jalan Pematangsiantar–Saribudolok di Nagori Simpang Raya Dasma, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, karena tak kunjung diperbaiki pemerintah. Warga berinisiatif menambal jalan berlubang secara swadaya menggunakan batu dan semen.

Rusaknya jalan di wilayah tersebut dinilai warga sudah sangat mengkhawatirkan. Setiap hari, jalur tersebut dilalui kendaraan pribadi, sepeda motor, hingga truk pengangkut hasil perkebunan.

Saat hujan turun, lubang tertutup genangan air sehingga mengecoh pengendara dan berpotensi terjadinya kecelakaan.

Pantauan di lokasi, Jumat (9/1/2026), warga bekerja secara bergantian menutup lubang dengan material seadanya.

Demi keselamatan, warga memasang tanda peringatan dan mengatur arus lalu lintas agar kendaraan memperlambat laju saat melintas di titik kerusakan.

Seorang warga setempat mengungkapkan, kerusakan jalan sudah lama dikeluhkan pengguna jalan. Beberapa pengendara bahkan disebut pernah terjatuh dan kendaraan mengalami kerusakan setelah menghantam lubang cukup dalam di ruas tersebut.

"Lubangnya sudah lama dan sering bikin pengendara hampir jatuh, apalagi kalau hujan," ujar salah seorang warga yang ikut menambal jalan.

Aksi swadaya ini mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan bersama, sekaligus menjadi potret keterbatasan penanganan infrastruktur di daerah. Warga menilai, jalan penghubung antar kabupaten/kota ini memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas harian.

Melalui aksi tambal jalan darurat ini, warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan permanen.

“Infrastruktur jalan yang layak bukan hanya soal kenyamanan, tetapi menyangkut keselamatan dan kelancaran kehidupan masyarakat,” ucapnya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN