Bulog Pematangsiantar Serap 423 Ribu Kilogram Jagung Selama 2025

Asisten Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Pematangsiantar, Aryo Wibisono, (Foto: Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Perum Bulog Cabang Pematangsiantar telah menyerap 423.466 kilogram jagung selama 2025 dari para petani di Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Toba, Samosir, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan.
Asisten Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Pematangsiantar, Aryo Wibisono, mengatakan Bulog membeli hasil panen petani sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).
"Kita melaksanakan penyerapan jagung hasil panen petani sesuai harga yang sudah ditentukan," ujarnya kepada Mistar pada Jumat (9/1/2026).
Aryo menjelaskan harga pembelian jagung ditetapkan berdasarkan kadar air. Untuk jagung dengan kadar air 18-20 persen, harga beli mencapai Rp5.500 per kilogram, sementara untuk kadar air maksimal 14 persen dihargai Rp6.400 per kilogram.
Kebijakan tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memastikan kualitas jagung yang masuk ke gudang Bulog tetap terjaga.
“Semakin tinggi kadar airnya, harga yang diterima petani tentu menyesuaikan, karena kualitas jagung juga berpengaruh terhadap daya simpan,” ucapnya.
Ia menambahkan program penyerapan jagung ini diharapkan tidak hanya membantu petani dalam mendapatkan harga jual yang layak, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional. (hm20)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















