Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Kementan Terapkan Blackout Sistem eRDKK 2026 untuk Sinkronisasi Data Pupuk Bersubsidi

Mistar.idRabu, 21 Januari 2026 pukul 18.06 WIB
kementan_terapkan_blackout_sistem_erdkk_2026_untuk_sinkronisasi_data_pupuk_bersubsidi

Gudang pupuk PT Pusri di Kota Pematangsiantar.(foto: Indra/mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Kementerian Pertanian mengeluarkan imbauan kepada seluruh pemerintah daerah untuk mengawasi dan menyosialisasikan pelaksanaan blackout sistem eRDKK tahun 2026 guna mendukung sinkronisasi data nasional. Kebijakan ini bersifat sementara dan bertujuan memastikan akurasi data penerima pupuk bersubsidi.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian bernomor B-37/SR.320/B.4/01/2026 tertanggal 20 Januari 2026. Dalam surat itu dijelaskan bahwa blackout sistem eRDKK diberlakukan mulai 23 Januari 2026 pukul 00.00 WIB hingga 24 Januari 2026 pukul 08.00 WIB.

Selama periode tersebut, aplikasi penebusan pupuk bersubsidi untuk sementara tidak dapat diakses karena digunakan untuk proses sinkronisasi data eRDKK pascapenutupan masa pengisian yang berakhir pada 20 Januari 2026.

Pegawai Kementerian Pertanian di Kabupaten Simalungun, bagian penyuluh, Jefri Zein, menjelaskan bahwa blackout ini merupakan tahapan teknis yang telah direncanakan. Menurutnya, pemadaman aplikasi diperlukan agar data lama dan data terbaru dapat diselaraskan secara nasional.

“Pengisian eRDKK sudah ditutup pada 20 Januari. Aplikasi penebusan pupuk dipadamkan sementara untuk menyinkronkan data lama dan data baru,” ujar Jefri Zein, Rabu (21/1/2026).

Jefri yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Simalungun menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 4.900 kelompok tani di Kabupaten Simalungun yang tersebar di 32 kecamatan. Oleh karena itu, ia mengimbau agar informasi terkait blackout eRDKK ini disampaikan secara masif hingga ke tingkat penyuluh dan kelompok tani.

Kementerian Pertanian juga meminta kepala dinas pertanian di seluruh Indonesia untuk mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut serta memastikan petugas lapangan memahami jadwal dan tujuan blackout. Dengan sinkronisasi ini, pemerintah berharap data eRDKK tahun 2026 semakin valid sehingga penyaluran pupuk bersubsidi dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN