Wednesday, July 22, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Kemenkes Tambah Tiga X-Ray Portabel untuk Percepat Deteksi TBC di Simalungun

Mistar.idRabu, 22 Juli 2026 pukul 16.33 WIB
kemenkes_tambah_tiga_xray_portabel_untuk_percepat_deteksi_tbc_di_simalungun

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, bersama Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih saat meninjau skrining TBC di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.(foto: Indra/mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID - Kementerian Kesehatan RI akan menambah tiga unit mesin X-ray portabel untuk mendukung penanganan tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Simalungun. Tambahan alat tersebut diharapkan mempercepat pencarian kasus, terutama pada warga yang tinggal serumah dengan pasien TBC.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, saat meninjau pelaksanaan skrining TBC yang dipadukan dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Rabu (22/7/2026).

Menurut Benjamin, Simalungun saat ini memiliki 228 titik pelacakan atau tracing TBC dan menjadi bagian dari upaya pemerintah mengejar penurunan angka penularan penyakit yang masih menjadi persoalan besar di Indonesia.

"Indonesia masih menjadi negara dengan jumlah penderita TBC tertinggi kedua di dunia. Pengobatan pasien sudah baik, tingkat keberhasilannya di atas 90 persen. Yang menjadi pekerjaan rumah sekarang adalah anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien," katanya.

Ia menjelaskan, setiap orang yang tinggal serumah dengan penderita harus menjalani pemeriksaan melalui program CKG menggunakan X-ray. Jika ditemukan terinfeksi, pengobatan dapat segera dilakukan sehingga rantai penularan tidak terus berlanjut.

Benjamin menyebut Simalungun telah menerima satu unit X-ray portabel. Dalam waktu dekat, pemerintah pusat akan mengirim tiga unit tambahan.

Alat itu, kata dia, dirancang untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses. Bobotnya hanya sekitar tiga kilogram sehingga mudah dibawa petugas ke lapangan. Dalam sekali pengisian daya, alat tersebut mampu digunakan untuk ratusan kali pemeriksaan.

"Tahun depan puskesmas yang menangani pasien TBC juga akan dilengkapi X-ray," ujarnya.

Di sisi lain, Benjamin menilai pemanfaatan Program Cek Kesehatan Gratis di Simalungun masih perlu ditingkatkan. Ia meminta pemerintah daerah terus mengedukasi masyarakat agar tidak menunggu sakit sebelum datang memeriksakan kondisi kesehatannya.

Kunjungan kerja itu turut dihadiri Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih, Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga, jajaran Dinas Kesehatan, kepala puskesmas, serta sejumlah camat.

Bupati Anton menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis melalui pelaksanaan skrining terintegrasi Cek Kesehatan Gratis.

"Kabupaten Simalungun memiliki wilayah yang sangat luas dengan 32 kecamatan, 386 nagori, 27 kelurahan, 46 puskesmas serta ratusan fasilitas kesehatan pendukung. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami untuk memperkuat penemuan kasus TB secara aktif hingga ke pelosok desa," kata Bupati.

Dengan penetapan 228 lokus pelaksanaan Skrining TB CKG di wilayahnya, Bupati berharap jangkauan pelayanan semakin meluas, kasus dapat ditemukan lebih dini, dan kolaborasi lintas sektor semakin kuat.(indra)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN