Dinkes Dairi Ajak ASN Percepat Pemberantasan TBC, Kasus Masih Tembus 565 Sepanjang 2026

dr Henry Manik bertindak sebagai pembina apel gabungan ASN. (foto:diskominfo/mistar)
Dairi, MISTAR.ID (6/7/2026) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi untuk mendorong percepatan pemberantasan penyakit menular tuberkulosis (TBC) sebagai program prioritas nasional Kementerian Kesehatan.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinkes Dairi, dr. Henry Manik, saat bertindak sebagai pembina apel gabungan ASN Pemkab Dairi di halaman Kantor Bupati Dairi, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Senin (6/7/2026).
Melalui pesan WhatsApp saat dikonfirmasi Mistar, dr. Henry membenarkan bahwa penanggulangan TBC masih menjadi tantangan karena angka kasus penyakit tersebut belum sepenuhnya dapat ditekan.
Henry menjelaskan, jumlah kasus TBC di Kabupaten Dairi masih tergolong tinggi. Sepanjang 2025 tercatat sebanyak 1.107 kasus, sedangkan pada periode Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 565 kasus.
Untuk itu, Henry mengajak ASN di lingkungan Pemkab Dairi bersinergi dalam upaya pemberantasan TBC, salah satunya dengan menghapus stigma terhadap penderita. Menurutnya, penderita TBC tidak boleh dijauhi. ASN harus mendukung mereka agar mendapatkan pemeriksaan, pengobatan, pendampingan, hingga dinyatakan sembuh.
Dalam mendukung upaya tersebut, Henry juga mengajak masyarakat mengikuti skrining TBC yang disinergikan dengan Program Cek Kesehatan Gratis. Program itu dapat dimanfaatkan saat hari ulang tahun di fasilitas kesehatan terdekat dan diharapkan mampu meningkatkan deteksi dini sehingga penanganan serta penyembuhan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Selain mendorong percepatan pemberantasan TBC, dr. Henry juga mengingatkan seluruh ASN agar tetap disiplin serta mempersiapkan setiap agenda penting dengan meningkatkan kinerja dan koordinasi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menegaskan, kedisiplinan harus dimulai dari diri sendiri sehingga ASN dapat menjadi teladan bagi masyarakat.
"Semoga kedisiplinan dari diri sendiri menjadi motivasi bagi diri sendiri dan bagi orang banyak," kata Henry. (hm27)
























