Kecelakaan Beruntun di Pematangsiantar, Truk CPO Diduga Rem Blong

Kendaraan yang mengalami kecelakaan beruntun di Jalan Sisingamangaraja, Pematangsiantar. (Foto: Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID - Kecelakaan beruntun terjadi di Kota Pematangsiantar. Sebuah truk tangki pengangkut Crude Palm Oil (CPO) diduga mengalami rem blong dan menyeruduk antrean kendaraan di lampu merah SPBU Simpang Lorong 20, Jalan Sisingamangaraja, Senin (6/7/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.
Akibat insiden ini, sebuah mobil minibus Daihatsu Sigra ringsek parah setelah terjepit di antara dua truk tangki berukuran besar.
Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat truk tangki CPO bernomor polisi BL 8791 C melaju dari arah Jalan Sisingamangaraja menuju pusat kota. Setibanya di Lampu Merah Simpang Lorong 20, truk tersebut diduga mengalami gagal fungsi rem (rem blong).
Pada saat bersamaan, lampu lalu lintas sedang berwarna merah dan sejumlah kendaraan berhenti mengantre.
Truk CPO yang hilang kendali langsung menghantam bagian belakang mobil Daihatsu Sigra BK 1680 WAD yang berada di depannya. Benturan keras membuat mobil Sigra terdorong ke sebelah kanan hingga terjepit dengan truk tangki gas elpiji Pertamina BK 8799 FI yang sedang berhenti.
"Tabrakan beruntun. Memang bahaya mobil tangki CPO seperti ini, sering kali mengalami rem blong dan membahayakan pengendara lain," ujar Andi, salah seorang warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Sementara itu, sopir truk tangki gas elpiji Pertamina, bermarga Sitorus, menjelaskan kendaraannya saat itu sedang dalam perjalanan untuk menyuplai gas ke arah Pangkalan Brandan.
"Setiba di lampu merah Simpang Lorong 20, kami berhenti karena lampu merah. Tiba-tiba ada dorongan kuat sekali dari belakang dan samping mobil kami. Ternyata ada truk tangki CPO rem blong menabrak Sigra, lalu Sigra itu menabrak belakang kami. Truk CPO membuang setir ke kiri lagi dan menghantam samping belakang mobil kami," kata Sitorus di lokasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ketiga kendaraan mengalami kerusakan. Daihatsu Sigra BK 1680 WAD mengalami kerusakan paling parah, yakni ringsek pada bagian depan dan belakang karena sempat terjepit.
Sementara itu, truk tangki Pertamina BK 8799 FI mengalami kerusakan dan penyok pada bagian belakang serta lambung samping. Adapun truk tangki CPO BL 8791 C mengalami kerusakan bodi pada bagian depan akibat benturan pertama.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Para pengemudi dan penumpang dilaporkan selamat, namun mengalami syok dan luka ringan.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di Jalan Sisingamangaraja sempat mengalami kemacetan panjang. Sejumlah personel Satlantas Polres Pematangsiantar telah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengurai arus kendaraan agar kembali normal. (hm25)




















