Tuesday, July 7, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Kebakaran Pasar Dwikora Jadi Evaluasi, Dirut PD PHJ: Standar Keamanan Akan Ditingkatkan

Mistar.idSelasa, 7 Juli 2026 pukul 12.23 WIB
kebakaran_pasar_dwikora_jadi_evaluasi_dirut_pd_phj_standar_keamanan_akan_ditingkatkan

Direktur Utama PD PHJ, Bolmen Silalahi. (Foto: Dokumentasi Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID - Peristiwa kebakaran yang melanda Pasar Tradisional Dwikora pada Kamis (18/6/2026) dini hari menjadi momentum bagi Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) untuk melakukan pembenahan terhadap sistem pengelolaan pasar.

Kebakaran tersebut menghanguskan ratusan kios aktif. Sejak kejadian itu, 41 pedagang telah menerima bantuan. Pihak PD PHJ juga menyediakan kios sementara hingga nantinya kawasan pasar selesai dibangun.

Direktur Utama PD PHJ, Bolmen Silalahi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7/2026), menyatakan pihaknya telah menyiapkan 141 kios sementara yang terdiri dari 87 unit di kawasan Tampomas dan 54 unit di area Pasar Dwikora.

"Ke depan, pembangunan Pasar Dwikora tidak hanya fokus pada pemulihan fisik, tetapi juga meningkatkan standar keamanan," ujar Bolmen.

Sementara itu, berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan, Pemerintah Kota akan membangun atap balairung, lantai kios, lantai jalan, serta melengkapi fasilitas umum seperti drainase, instalasi listrik, jaringan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Uli, CCTV, alat pemadam api ringan (APAR), dan lampu penerangan.

Disampaikannya lagi, kebakaran yang terjadi di Pasar Dwikora menjadi pelajaran penting bagi PD PHJ dalam meningkatkan sistem pengelolaan pasar. Ia juga mengakui saat peristiwa tersebut terjadi, fasilitas keselamatan berupa alat pemadam api ringan (APAR) belum tersedia.

"Belajar dari kejadian ini, PD PHJ perlu melakukan mitigasi risiko. Saat kebakaran, peralatan APAR belum memadai untuk mengatasi situasi. Ke depan, kami akan melengkapi sarana pemadam kebakaran," ucapnya.

Pengakuan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terbuka yang dilakukan PD PHJ sebagai dasar pembenahan. Dengan memperkuat sarana keselamatan, meningkatkan kesiapsiagaan, dan membangun infrastruktur yang lebih aman, diharapkan pengelolaan pasar tradisional di Kota Pematangsiantar menjadi lebih baik. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN