Tuesday, July 7, 2026
home_banner_first
PIALA DUNIA 2026

Portugal vs Spanyol Masih Imbang 0-0 di Babak Pertama, Diogo Costa Gagalkan Dominasi La Roja

Mistar.idSelasa, 7 Juli 2026 pukul 03.04 WIB
portugal_vs_spanyol_masih_imbang_00_di_babak_pertama_diogo_costa_gagalkan_dominasi_la_roja

Para pemain berebut bola. (foto:gettyimage via fwc/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID – Duel sesama raksasa Eropa antara Portugal dan Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 masih belum menghasilkan gol hingga turun minum. Bermain di AT&T Stadium, Dallas, Texas, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB, kedua tim menutup babak pertama dengan skor 0-0.

Meski papan skor belum berubah, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dan menyajikan pertarungan taktis yang menarik. Spanyol tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan penciptaan peluang, sementara Portugal mengandalkan transisi cepat untuk mengancam pertahanan lawan.

La Roja langsung menunjukkan intensitas permainan sejak menit-menit awal. Peluang terbaik mereka hadir pada menit kesembilan ketika Dani Olmo mengirim umpan terobosan yang membelah pertahanan Portugal. Mikel Oyarzabal berhasil lolos dan berhadapan langsung dengan Diogo Costa, namun penyelesaian akhirnya melebar dari sasaran.

Ancaman Spanyol terus berlanjut. Lamine Yamal menjadi motor serangan dari sisi kanan dan beberapa kali merepotkan lini belakang Portugal. Pada menit ke-17, pemain muda Barcelona itu melepaskan tembakan yang ditepis Diogo Costa. Bola muntah kemudian disambar Alex Baena, tetapi sang kiper kembali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap aman.

Di tengah dominasi Spanyol, Portugal sesekali mampu keluar dari tekanan melalui skema serangan balik. Bruno Fernandes menjadi penghubung utama permainan, sementara Pedro Neto dan João Félix berusaha memanfaatkan ruang di sisi lapangan.

Peluang terbaik Portugal lahir pada menit ke-13. Fernandes merebut bola dari Pedri sebelum mengirim umpan kepada Cristiano Ronaldo. Kapten Seleção tersebut melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang, namun masih mampu dimentahkan oleh Unai Simón.

Menjelang akhir babak pertama, Portugal hampir memecah kebuntuan melalui Nuno Mendes. Berawal dari skema sepak pojok pendek, bek Paris Saint-Germain itu melepaskan tembakan keras yang sempat mengenai pemain Spanyol sebelum membentur mistar gawang. Momen tersebut menjadi peluang paling berbahaya Portugal sepanjang 45 menit pertama.

Diogo Costa Jadi Tembok Portugal

Jika ada satu nama yang paling menonjol pada babak pertama, maka sosok itu adalah Diogo Costa. Kiper Portugal tampil sigap di bawah mistar dan beberapa kali menggagalkan peluang emas Spanyol.

Performa Costa menjadi faktor utama yang membuat Portugal mampu bertahan dari tekanan beruntun La Roja. Tanpa sejumlah penyelamatan krusialnya, Portugal berpotensi memasuki ruang ganti dalam kondisi tertinggal.

Pertarungan Sengit di Lini Tengah

Selain duel di area pertahanan, pertandingan juga diwarnai persaingan ketat di sektor tengah. Rodri dan Pedri berupaya mengendalikan ritme permainan Spanyol, sementara João Neves dan Vitinha bekerja keras memutus aliran bola lawan.

João Neves menjadi salah satu pemain Portugal yang tampil konsisten. Gelandang muda tersebut aktif membantu pertahanan sekaligus mendukung proses pembangunan serangan, membuat Portugal tetap kompetitif meski lebih banyak berada di bawah tekanan.

Fakta Menarik Babak Pertama

Spanyol mencatat peluang yang lebih berbahaya sepanjang 45 menit pertama dan beberapa kali memaksa Diogo Costa melakukan penyelamatan penting.

Portugal hanya menghasilkan sedikit peluang bersih, tercermin dari nilai expected goals (xG) yang relatif rendah dibanding lawannya.

Cristiano Ronaldo kembali menjadi tumpuan di lini depan Portugal, namun pengawalan ketat lini belakang Spanyol membuat ruang geraknya terbatas.

Lamine Yamal menjadi pemain Spanyol yang paling sering menciptakan ancaman melalui pergerakan dan kecepatannya di sisi sayap.

Peluang Masih Terbuka

Hasil imbang tanpa gol pada babak pertama membuat peluang kedua tim untuk melaju ke perempat final masih terbuka lebar. Spanyol memiliki keunggulan dalam penguasaan permainan, tetapi Portugal menunjukkan disiplin bertahan yang solid dan tetap berbahaya ketika mendapatkan kesempatan menyerang.

Dengan kualitas pemain yang dimiliki kedua kubu, babak kedua diperkirakan akan berlangsung lebih terbuka. Satu momen krusial atau kesalahan kecil bisa menjadi pembeda dalam pertandingan yang sejauh ini berjalan sangat ketat tersebut.

(fotmob/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN